Kerugian Banjir Aceh Utara Dilingkungan Dayah Capai 9,7 Miliar

Kerugian Banjir Aceh Utara Dilingkungan Dayah Capai 9,7 Miliar
Hamdani, Kabag Humas Pemkab Aceh Utara (Foto: Dok. Istimewa)

ACEH UTARA – Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Aceh Utara merilis jumlah kerugian dampak dari bencana banjir yang dialami oleh Dayah Dalam Kabupaten setempat mencapai 9,7 miliar rupiah.

Kabag Humas Pemkab Aceh Utara Hamdani S.Ag M.Sos mengatakan, bilik santri dan balai pengajian memerlukan dana diatas 1 miliar lebih untuk direhab kembali pasca diterjang banjir tahunan di Kabupaten itu.

“Untuk bilik santri, menurut data yang dilaporkan Dinas Dayah itu memerlukan anggaran rehab sekitar 4 miliar dengan jumlah 80 bilik dan masing-masing membutuhkan biaya 50 juta rupiah, kemudian ada 30 balai pengajian yang rusak, dan kita membutuhkan anggaran 1 miliar untuk biaya rehab,” kata Hamdani di Aceh Utara, Kamis, (13/1).

Lanjutnya, ada 50 dayah yang melaporkan kerusakan kitab dan butuh untuk segera dibantu karena itu merupakan media santri untuk belajar di dayah. Sementara kata Hamdani, hanya 1 dayah yang melaporkan kerusakan pintu dayah dan itu hanya menghabiskan biaya sekitar 25 juta rupiah.

“Untuk data lainnya ini saya kasih data lengkapnya silahkan dipublikasikan rinciannya, sudah di tanda tangani Pak Abdullah (Kadisdik Dayah Aceh Utara),” pungkasnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Aceh Utara mengalami bencana banjir tahunan terparah selama beberapa tahun terakhir. Selain kerusakan sarana dan prasarana, banjir tahunan beberapa hari lalu juga turut merengggut korban jiwa warga Aceh Utara dan telah dikunjungi oleh Menteri Sosial RI yang membawa santunan uang tunai untuk ahli waris.

Data Kerugian Dampak Banjir Dilingkungan Dayah di Aceh Utara.