7 Dari 10 Pengguna Zenius Lolos UTBK Tahun Ini

7 Dari 10 Pengguna Zenius Lolos UTBK Tahun Ini
Dari total pengguna yang lolos UTBK tahun ini, sebanyak 40% pengguna diterima di pilihan universitas pertama, sementara sebanyak 26% pengguna diterima pada pilihan universitas kedua.

Jakarta – Pengumuman Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK SBMPTN) sudah dilakukan pada 14 Juni lalu. Di tahun ini, ada lebih dari 700.000 peserta yang mendaftar untuk UTBK. Dari angka tersebut, sebanyak 184.942 peserta dinyatakan lolos dan akan memulai studi di perguruan tinggi impian mereka.

Sementara itu, berdasarkan survei yang dilakukan oleh platform edukasi teknologi, Zenius, sebanyak 66% pengguna menyatakan lolos UTBK tahun ini. Jumlah tersebut naik 15% dari tahun lalu yaitu sebesar 51%. Survei tersebut dilakukan Zenius terhadap lebih dari 2.500 penggunanya, dengan margin of error sebesar 2%.

Dari total pengguna yang lolos UTBK tahun ini, sebanyak 40% diterima di pilihan universitas pertama, sementara sebanyak 26% pengguna diterima pada pilihan universitas kedua.

Founder dan Chief Education Officer Zenius, Sabda PS mengatakan, tujuh dari sepuluh pengguna lolos UTBK pada tahun 2021.

“Ini merupakan sebuah hal yang membanggakan, mengingat siswa-siswa tersebut merupakan lulusan UTBK yang belajar dengan metode PJJ selama satu tahun ajaran penuh. Siswa yang ikut UTBK di tahun ajaran sebelumnya masih merasakan sekolah tatap muka, meski harus terpotong karena pandemi.” kata Sabda PS di Jakarta, Senin, 30 Agustus 2021.

Di survey terpisah, Zenius juga menanyakan keterampilan yang siswa dapatkan setelah belajar menggunakan aplikasi Zenius. Dari survey yang dilakukan oleh 1.700 pengguna tersebut, lebih dari 76% pengguna setuju jika Zenius membantu mereka untuk mencari akar masalah dan melihat gambaran besar dari sebuah hal, 75% setuju jika Zenius mengajarkan mereka untuk berpikir secara matematis dan ilmiah, dan 70% setuju Zenius membantu mereka untuk menganalisis sebuah argumen.

Beberapa pengguna juga mengungkapkan testimoni positif melalui survei tersebut. Seperti yang dikemukakan oleh salah satu pengguna, yaitu Enggar Pangestu dari SMA Negeri 1 Salatiga.

“Zenius bukan hanya mengajarkan saya untuk sekadar lulus ujian. Lebih dari itu, Zenius berhasil merombak pola pikir saya untuk memandang berbagai bidang ilmu sebagai sesuatu yang saling terkoneksi. Selain itu, penguatan dasar-dasar logika yang diajarkan sangat membantu saya untuk berpikir secara sistematis.”Sebut Enggar Pangestu.

UTBK merupakan ujian keterampilan berpikir dan penguasaan konsep, sehingga penting bagi siswa untuk melatih pemahaman konsep mereka dan berpikir secara ilmiah dan sistematis, daripada hanya sekadar hafalan. Untuk bisa lolos UTBK, siswa harus menikmati proses belajar dan harus memahami apa yang mereka pelajari.

“Sejak awal, Zenius selalu berupaya untuk mengembangkan materi pembelajaran yang dapat memicu kecintaan belajar dan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa melalui teknologi yang kami miliki. Ke depan, kami akan terus memanfaatkan teknologi dan inovasi kami untuk membantu Indonesia dalam menjadikan siswa menjadi individu yang cerah, cerdas, dan asik,” pungkas Sabda.