Mahasantri Ma’had Aly Babussalam Raih Juara 1 Lomba Essay Nasional

Flyer pengumuman juara Ma'had Aly se Indonesia. (Dok. Istimewa)

BANDA ACEH – Mahasantri semester VII Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyyah Matangkuli, Tgk Muhammad Syarwan berhasil meraih juara 1 lomba menulis esai Ma’had Aly se-Indonesia dalam rangka memperingati milad ke-22 Ma’had Aly Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jawa Timur.

Pada perlombaan ini, Ma’had Aly Nurul Jadid mengangkat tema “Cerita Mahasantri” selama belajar di Ma’had Aly. Lomba ini diikuti oleh 43 orang mahasantri yang berpartisipasi di seluruh Indonesia.

Dari jumlah tersebut, mahasantri Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyyah Matangkuli Aceh Utara yang bernama Syarwan muncul sebagai juara 1 tulisan terbaik dari 30 besar peserta yang diumumkan melalui akun instagram dan website Ma’had Aly Nurul Jadid beberapa waktu lalu.

Dalam artikel ini, Tgk Muhammad Syarwan menulis esai dengan judul “Pengalaman Tak Terlupakan Di Ma’had Aly Babussalam”. Dalam tulisannya, ia menulis tentang pengalaman menarik yang ia rasakan selama belajar di Ma’had Aly terutama yang paling ia berkesan adalah saat belajar dengan dosen yang mengampu mata kuliah metodelogi penelitian yaitu ustadz Ibnu Hajar, kesan inilah yang ia tuangkan dalam sebuah tulisan.

Sebelum menulis, ia sempat bingung tentang apa yang harus ditulis, akhirnya muncul ide ia tulis tentang seorang dosen yang mengajarinya tata cara menulis. Dosen tersebut sudah pengalaman dan bidang meneliti dan menulis.

Tgk Syarwan mengatakan, ia pertama kali mendapat info tentang lomba esai tersebut di story Whatsapp temannya dari Jawa Timur, bahwa Ma’had Aly Nurul Jadid mengadakan lomba menulis esai untuk mahasantri aktif diseluruh Indonesia. Setelah membaca info lomba, ia sangat berkeinginan dan tertarik hati untuk mengikutinya. Karena mengigat bahwa menulis adalah salah bagian dari jalan dakwah para mahasantri melalui tulisan.

Syarwan mengaku mengikuti lomba menulis ini, ia tidak sama sekali berharap agar dapat juara. Karena ia lihat bahwa peserta yang ikut lomba tersebut kebanyakannya mahasantri dari Jawa Timur. Syarwan hanya ingin melatih diri dalam berkontribusi belajar menulis serta mengasah kemampuan melalui ajang lomba menulis.

Ketika Ma’had Aly Nurul Jadid mengumumkan hasil lomba, alhamdulillah namanya tertulis sebagai juara 1. Ia mengaku merasa sangat senang dan gembira yang tiada tara waktu melihat poster pengumumam itu. Karena ia bisa membawa nama harum Aceh ke tingkat nasional dan membawa lembaga Ma’had Aly Babussalam Al Hanafiyyah tercium harum di Pulau Jawa.

Kegembiran tersebut ia bagikan kekawan-kawannya agar merasakan hal sama seperti yang ia rasakan dan Poster pengumuman itu ia kirim ke group WhatsApp Ma’had Aly Babussalam. Dalam group tersebut banyak ucapan tahniah dan selamat dari mahasantri dan dosen.

Antara lain para dosen yang mengucapkan selamat yaitu Ustadz. Ridha Fadli., Lc yang merupakan alumni al-Azhar Cairo Mesir mengucapkan, “Barakallah serta selamat kepada Syarwan atas prestasi yang didapatkan, semoga akan muncul mahasantri lain yang berani mencoba”.

Begitu juga, KH. Rabhanuddin Murad., M.Pd selaku Wadir II Ma’had Aly asal Sumatra Selatan mengucapkan, “alhamdulillah, selamat dan sukses atas prestasi yang diraih semoga mahasantri lain bisa termotivasi. Tidak ketinggalan juga, Mudir Ma’had Aly Babussalam Dr Teuku Zulkhairi di akun Facebooknya juga mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih Tgk Syarwan seraya berharap semoga muncul mahasantri-mahasantri lainnya yang mau menulis.

Dalam hal itu, Syarwan sangat berterima kasih atas ucapan selamat serta doa dari semua pihak kampus dan lebih-lebih lagi kepada dosen pembimbing yang selalu mengarahkan dan mengajarinya dalam masalah menulis.

Selanjutnya Juara 2, diraih oleh Abdul Holil dari Ma’had Aly Salafiyyah Syafi’iyah dengan judul esai “Semakin Bodoh Setelah Masuk Ma’had Aly”. Sedangkan juara 3, diraih oleh Syifa Faiz Lazimatul Ahda yang berasal dari Mahad Aly Darussalam Blokagum Banyuwangi dengan judul esai nya “Pertempuran Sufi’ Tasawuf”.

zickry/bna