Erosi Sungai, Warga Aceh Barat Terpaksa Bongkar Rumah

Warga di Desa Alue Keumang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat terpaksa membongkar satu unit Rumah, lantaran terancam ambruk ke sungai akibat erosi sungai Meureubo yang semakin parah memakan bantaran sungai. (Foto: Putra/Mediasatunews.com)

ACEH BARAT – Warga di Desa Alue Keumang, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat terpaksa membongkar satu unit Rumah, lantaran terancam ambruk ke sungai akibat erosi sungai Meureubo yang semakin parah memakan bantaran sungai.

“Iya benar ini memang lagi dibongkar bang, karena rumahnya hampir ambruk ke sungai,” kata Salami saat dikonfirmasi, Minggu, 6 Mei 2023.

Dikatakan Salami, kondisi erosi sungai itu membuat masyarakat sangat was-was kala musim hujan datang, seperti sekarang. Pasalnya ada beberapa rumah yang saat ini berpotensi untuk ambruk lantaran berada di bantaran aliran sungai.

“Yang sudah kita bongkar baru satu rumah, tapi yang berpotensi roboh ada sekitar 4 rumah lagi. Terpaksa kita bongkar, air sungai terus ke arah rumahnya, jadi erosi ini makin parah karena ada hujan terus menerus di bulan ini,” Ujarnya.

Salami mengatakan saat ini warga yang rumahnya dibongkar, belum tahu akan menginap dimana, karena warga tersebut tidak memiliki lahan kosong yang bisa dibangun untuk mendirikan rumah atau tenda darurat.

“Mereka belum tau kemana tinggal dimana, paling ke rumah tetangga dulu, karena belum ada lahan kosong yang dia punya,” Imbuhnya.

Dijelaskannya, bahwa pembongkar rumah karena erosi sungai yang dilakukan warga Desa Alue Keumang ini bukan baru kali yang pertama, namun pada tahun 2021 ada sekitar 8 rumah yang juga telah dibongkar karena sebagian rumah sudah ambruk ke sungai.

Maka untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, warga terpaksa membongkar secara gotong royong rumah warga yang terancam jatuh ke sungai akibat terbawa arus.

Warga berharap, pemerintah mengambil langkah kongkrit terkait permasalahan tersebut dan bisa segera menangani korban yang saat ini rumahnya sudah dibongkar.

“Harapan kita pemerintah segera cepat menangani, karena korban ini tidak ada lagi rumah, jadi segera dibantu, setidaknya untuk penanganan darurat.” Harapnya. []