Bupati Ramli MS Resmikan Pengoperasian TPA Gunong Mata Ie

Bupati Ramli MS Resmikan Pengoperasian TPA Gunong Mata Ie
Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

ACEH BARAT – Bupati Aceh Barat H Ramli MS meresmikan pengoperasian Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah di kawasan Gunong Mata Ie, Desa Tumpok Ladang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten setempat, Senin, 17 Januari 2022.

Peresmian TPA ini sebagai upaya upaya Pemkab Aceh Barat mengatasi persoalan sampah demi menjaga kelestarian lingkungan di Bumi Teuku Umar.

“TPA ini merupakan buah perjuangan kita bersama, untuk itu mari kita jaga dan pergunakan dengan bijak agar bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah,” kata Ramli MS kepada wartawan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, kata dia, perlu didukung dengan sistim manajemen profesional serta teknologi pengolahan yang modern sehingga outputnya dapat memberikan nilai tambah dan bermanfaat bagi perekonomian masyarakat setempat ucapnya

“Teruslah berinovasi agar pengelolaan sampah ini bisa menjadi benefit bagi daerah dan ekonomi masyarakat” ujar Ramli MS

Disamping itu, ia juga meminta kepada seluruh jajaran pemerintahan tingkat kecamatan dan gampong, agar dapat memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk menggalakkan hidup bersih dan sehat, khususnya dalam hal penanganan dan pengelolaan sampah, baik sampah rumah tangga maupun sampah sejenis lainnya pintanya.

“Semoga pembangunan dan pengoperasian TPA di Kabupaten Aceh Barat ini bisa menjadi percontohan bagi Kabupaten/kota lainnya khususnya di wilayah Barat selatan Provinsi Aceh” pungkas Ramli MS.

Sementara itu, Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Aceh diwakili oleh Kasi Satker Pelaksanaan, Teuku Dafis Hamit ST.,MT, menuturkan pembangunan TPA di Kabupaten Aceh Barat yang menggunakan sistem Sanitary Landfill tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan sekitar.

Hal tersebut, sesuai dengan program yang dicanangkan oleh Kementrian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman wilayah Aceh, yakni pencapaian universal acces 100 0 100 yaitu 100% penyediaan air minum di Indonesia 0% kawasan kumuh dan 100% penyediaan akses sanitasi paparnya.

“TPA ini nantinya dapat menampung volume sampah dengan kapasitas 80,90 m3/hari dengan melayani sebanyak 14.275 KK dari 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Johan Pahlawan, Samatiga,kaway XVI, dan Meureubo,” tutupnya.