Opini  

Siapa Bakal Calon Ketua Kadin Aceh?

Siapa Bakal Calon Ketua Kadin Aceh?
Logo Kadin Aceh

Pendaftaran calon Ketua Kadin Aceh periode 2022 – 2027 resmi ditutup Selasa, 24 Mei 2022. Lima calon Ketua Kadin Aceh resmi mendaftar setelah masing-masing dari mereka mengembalikan berkas pendaftaran sesuai persyaratan.

Menarik menunggu bagaimana hasil verifikasi dari panitia SC Musprov Kadin Aceh terhadap lima calon yang telah mendaftar masing-masing, Ismail Rasyid, Rizky Syahputra, Iskandar Ali, Muhammad Ikbal Piyeung dan Ibnu Sina.

Jika tidak ada aral melintang dari hasil verifikasi berkas, maka lima bakal calon itu akan bersaing untuk memperebutkan kursi Kadin Aceh 1 pada Musprov yang rencananya akan digelar pada 17-19 Juni 2022.

Musprov awalnya akan digelar pada 1-3 Juni 2022, tapi mendadak digeser ke 17-19 Juni 2022. Informasinya, pergeseran itu dilakukan Kadin Aceh menindaklanjuti instruksi Kadin Indonesia.

Terkait Masalah administrasi biarlah menjadi urusan panitia SC Musprov Kadin Aceh, mereka berhak menggugurkan dan meloloskan bakal calon Ketua Kadin Aceh sesuai dengan ketetapan AD/ART Kadin.

Walaupun jelas, setiap ada pemilihan pasti ada kepentingan-kepentingan didalamnya, apalagi memperebutkan kursi Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Provinsi Aceh.

Mari kita sedikit melihat misi dari masing-masing calon Ketua Kadin Aceh yang telah melengkapi berkas pendaftaran ke panitia pemilihan Ketua Kadin Aceh.

Pertama, Ismail Rasyid pengusaha kaliber internasional asal Aceh Utara, pria ini merupakan CEO Trans Continent, sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang multimoda transportasi yang didirikan sejak 2004.

Tercatat, dibeberapa media dia maju menjadi calon Ketua Kadin Aceh karena keinginan dirinya memajukan dunia usaha Aceh menuju industrialisasi dan aman investasi.

Kedua, Rizky Syahputra, dia merupakan mantan Ketua HIPMI Aceh, pria kelahiran Lhokseumawe ini dikenal memiliki jaringan bisnis yang kuat diluar Aceh. Tercatat, dia sudah banyak mengundang investor untuk menanam modal mereka untuk berinvestasi di Aceh.

Rizky juga menjadi satu-satunya calon yang sudah menyerahkan mahar Rp 500 juta sebagai salah satu syarat mendaftar menjadi calon Ketua Kadin Aceh.

Ketiga, Iskandar Ali, dia saat ini menjabat sebagai Ketua DPRK Aceh Besar dan juga Ketua Kadin Aceh Besar. Dirinya merupakan adik kandung dari Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali.

Iskandar Ali maju sebagai Ketua Kadin Aceh dengan niat ingin memajukan UMKM sebagai potensi terbesar di Provinsi Aceh.

Keempat, Muhammad Ikbal Piyeung, saat ini menjabat sebagai Ketua Himpunan Putra Putri Angkatan Darat (HIPAKAD) Aceh periode 2018-2023. Pria asal Aceh Besar ini juga menjabat sebagai Pj Ketua Umum Kadin Aceh menggantikan Makmur Budiman yang meninggal dunia.

Kelima, Ibnu Sina, seorang pengusaha senior di Provinsi Aceh, pria ini ingin membangun dunia usaha di Aceh ke arah yang lebih baik.

Lalu, siapa saja yang akan ditetapkan sebagai calon Ketua Kadin Aceh untuk bertarung pada Musprov Kadin Aceh 17-19 Juni 2022 mendatang?

Harapannya, proses verifikasi berkas berlangsung transparan dan sportif terkait penetapan calon Ketua Kadin Aceh. Karena kelima calon merupakan pengusaha dan putra-putra Aceh terbaik.

Siapapun terpilih saat Musprov nanti, harus bisa memajukan dunia usaha Aceh ke arah yang lebih baik dari sebelumnya dan tentunya tidak menjadi pengantri paket dari APBA.

Penulis
Saiful Anwar