Ratusan GTK Cabdisdik Aceh Utara Donor Darah

Ratusan GTK Cabdisdik Aceh Utara Donor Darah

ACEH UTARA – Palang Merah Indonesia Aceh Utara Sambut kedatangan ratusan Guru dalam Kabupaten Aceh Utara dibawah Koordinasi (Cabdisdik ) Wilayah Kabupaten Aceh Utara bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Aceh Utara melakukan donor darah untuk kelima kalinya, Rabu (30/3/2021).

Kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan di Puskesmas Baktiya dan SMAN 1 Baktiya. Peserta donor darah berasal dari unsur Cabang Dinas Pendidikan Aceh Utara, kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan dari SMA/SMK/SLB Se-Aceh Utara.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Utara Drs. Ahmad Yamani, M.Pd melalui Kasubbag TU Junaidi, SST.,M.Pd kepada media mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini untuk menindaklanjuti arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, guna memenuhi stok darah yang sangat dibutuhkan selama pandemi COVID-19.

“Kegiatan ini didukung oleh kepala sekolah dan guru yang sebelumnya tertunda melaksanakan donor darahnya karena banyak GTK baru vaksin pertama dan kedua. Alhamdulillah kegiatan donor darah hari ini didukung penuh dengan partisipasi kepala sekolah, guru dan tendik,” katanya.

Ada beberapa peserta yang telah mendaftar belum bisa donor karena tensi darah rendah, darah tingggi, HB rendah dan lainnya.

Kasi Manajemen GTK dan Mutu Kesiswaan Abdul Manan, mengutarakan, kegiatan ini adalah donor darah yang kelima kalinya dan dilaksanakannya secara rutin sehingga dapat dirasakan manfaat oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Kami juga sangat mengapresiasi kepada kepala sekolah yang aktif berpartisipasi dan membawa guru dan tendik sekolah ke kegiatan ini,”kata Abdul Manan.

Koordinator lapangan UTD PMI Aceh Utara Muhammad Chatab mengatakan pihaknya akan selalu siap untuk membantu setiap instansi atau masyarakat yang ingin melakukan donor darah massal.

Sementara itu dari PMI Fauzi merincikan pendaftar 250 orang yang bisa diambil darahnya hanya 97 orang, dalam pemeriksaan ada ibu hamil, sedang minum obat dan berhalangan.

“Para ibu guru yang belum bisa diambil darah hari ini akan dijalwalkan kembali pada awal ramadhan,” ungkap Fauzi.