Pria Yang Viral Ikut Lomba Azan di Arab Saudi Ternyata Warga Aceh Barat

Kadis Kominsa Aceh Barat Drs. Darwis, M. Si mengunjungi kediaman keluarga H Dhiauddin Lc MA di Desa Peunaga Paya, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, Selasa, 4 April 2023. (Foto: Dokpri)

ACEH BARAT – Viral di media sosial seorang warga Aceh bernama Teungku H Dhiauddin Lc MA yang mengikuti lomba azan tingkat internasional di Arab Saudi.

Ternyata, Dhiauddin merupakan warga Desa Peunaga, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Ia merupakan putra dari pasangan Tgk H Nazaruddin Basyah dan Nurwahidah, S.Ag.

Sebelum musibah tsunami melanda Aceh, keluarga itu bermukim di Gampong Suak Ribee Kecamatan Johan Pahlawan.

Ternyata keluarga tersebut adalah keluarga qari dan qaiah. Sang ayah H Nazaruddin Basyah adalah sosok qari nasional dari Aceh Barat. Bakat sang ayah itulah yang mengalir deras dalam tubuh Dhiauddin.

Hal itu terungkap saat di konfirmasi langsung kepada Tgk Nazaruddin yang ayah kandung Dhiaudin di kediamannya, Selasa (04/04/2023) siang tadi.

Pria kelahiran 1989 itu punya track record mumpuni dalam jenjang dunia pendidikan. Dhiauddin mengenyam Pendidikan dasar di SD Peunaga, melanjutkan MTsN Model Meulaboh, dan MAPK Banda Aceh. MAPK adalah kumpulan pelajar berbakat dan berprestasi atau jalur sekolah unggulan.

Tamat dari MAPK, Dhiauddin melanjutkan kuliah S1 langsung di Mesir Kairo, selanjutnya melanjutkan S2 di Malaysia dan sekarang sedang melanjutkan program Doktoral di Universitas Malaysia.

Tgk. H. Nazarudin berkisah, saat anak nya mengikuti perlombaan adzan tersebut diawali dengan keisengan, artinya, hanya sebatas untuk coba-coba, pendaftarannya dilakukan secara online serta mengirimkan rekaman Adzan ke pihak panita. Setelah itu ia menuggu penilaian dari Tim Penilai uang ditunjuk oleh panitia.

Nazarrudin mengatakan, anaknya itu mendapat undangan dari penyelenggara perlombaan azan sedunia itu sebulan menjelang diselenggarakan perlombaan tersebut pada tahun 2023. Dari situlah  Dhiauddin memutuskan ikut berkompetisi secara langsung sesuai undangan panitia. Dengan kata lain, Ustadz Dhiauddin lulus dalam proses audisi awal. “Semula ia mengatakan kepada saya keikutsertaan nya pada kontes itu hanya sekedar coba-coba dan tidak berharap banyak. Ternyata, Alhamdulillah mendapat panggilan untuk tahapan selanjutnya. Jujur, saya tidak berpikir anak saya itu akan lolos ke final. Kini ia sudah masuk 4 besar dan akan tampil lagi pada 17 Ramadhan nanti,” kata Tgk Nazaruddin mengutip laporan dari anaknya Dhiauddin.

Dhiaudin meminta doa dan dukungan kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat Aceh Barat agar memudahkan jalannya menuju yan terbaik, dan semua itu tak lepas dari ridha Allah SWT.

H.Nazarudin berharap anak nya tersebut dapat mengharumkan nama Indonesia khususnya Aceh Barat di perlombaan tersebut. “Kita doakan saja semoga ia berhasil,” pinta Nazaruddin seraya berharap anaknya bisa mengabdi di Aceh Barat, setelah menamatkan pendidikan doctor nya kelak. Misalnya menjadi pengajar pada Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Meulaboh dan bisa berkumpul bersama keluarga besar di Meulaboh nantinya. “kita doakan saja, semoga Allah SWT memberikan yang terbaik untuk Dhiaudin dalam mengikuti perlombaan azan tingat iternasional ini”, pungkasnya.

Seperti diketahui, Dhiauddin saat ini sedang mengikuti lomba azan yang digelar ‘Otr Elkalam’ di Arab Saudi. Video Dhiauddin yang tengah mengumandangkan azan ikut diunggah di akun medsos Otr Elkalam, yang menyebutkan saah seorang dewan juri, Syeich Bahloul, meneteskan air mata saat mendengar Dhiuddin mengumandangkan azan dalam lomba azan internasional itu.

Penulis: saputraEditor: redaksi