BANDA ACEH – Kepolisian Daerah Aceh mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh untuk tidak mengibarkan bendera bintang bulan menjelang milad GAM ke-45 pada 4 Desember 2021.
Himbauan ini dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di Aceh agar terciptanya iklim yang kondusif. Dengan kondusifnya kamtibmas di Aceh maka hal itu akan mempermudah para investor untuk berinvestasi di Bumi Serambi Mekkah.
Namun, masyarakat diperbolehkan untuk mengadakan syukuran dalam bentuk kenduri bersama anak-anak yatim dan kegiatan lainnya yang tidak melanggar undang-undang.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy S.Ik kepada sejumlah wartawan di salah satu kafe di Banda Aceh mengatakan, dirinya mengajak masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang mengganggu ketertiban dalam masyarakat.
“Saya mengajak masyarakat untuk tidak mengibarkan bendera bintang bulan pada 4 Desember lusa, mari sama-sama kita rawat keamanan di Aceh agar pihak luar dapat berinvestasi disini (Aceh),” kata Winardy, Kamis, 2 Desember 2021.
Disebutkan Winardy, jika pun nanti ada beberapa oknum masyarakat yang nekat menaikkan bendera bintang bulan, maka Polda Aceh tidak akan mengambil langkah hukum.
Hal ini, kata Winardy, sesuai arahan Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Ahmad Haydar yang meminta agar aparat kepolisian di Aceh untuk mengedukasi dan menangani oknum masyarakat tersebut dengan langkah-langkah persuasif dan kekeluargaan.
“Iya, kita sebenarnya bisa ambil langkah hukum jika ada pengibaran, namun Pak Kapolda (Irjen Pol Drs Ahmad Haydar) meminta seluruh jajaran untuk mengambil langkah preventif dan persuasif serta dapat memberikan edukasi kepada masyarakat,” ungkapnya.
“Kapolda kita, beliau sangat mencintai Aceh, buktinya itu beliau ajak seluruh teman-temannya untuk datang investasi ke Aceh. Untuk meyakinkan investor datang kemari, ini tugas kita bersama termasuk wartawan untuk meyakinkan mereka bahwa Aceh saat ini sangat kondusif untuk berinvestasi,” pungkas Winardy.
Seperti diketahui, setiap tahun pentolan eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang kini tergabung dalam Komisi Peralihan Aceh (KPA) selalu memperingati 4 Desember sebagai hari jadi GAM dengan mengadakan kenduri dan memberikan santunan kepada anak yatim dan beragam kegiatan lainnya. (sa)






