BPBD Aceh Utara Laporkan Kondisi Terkini Wilayah Terdampak Banjir

Sejumlah warga dari salah satu desa di Aceh Utara terpaksa mengungsi ke Meunasah untuk menghindari banjir. (Foto: Ist).

ACEH UTARA – Hujan  deras yang melanda Kabupaten Aceh Utara pada hari Kamis 11 November 2021 menyebabkan empat Kecamatan di Kabupaten itu terendam banjir.

Banjir ini terjadi akibat meluapnya sungai Krueng Keureuto dan Krueng Pase dan merendam pemukiman Daerah Aliran Sungai di Kecamatan Matangkuli, Pirak Timur, Lhoksukon hingga Kecamatan Cot Girek.

Di Kecamatan Cot Girek, air sudah memasuki rumah warga dengan ketinggian air bervariasi antara 50 hingga 80 centimeter.

Menutur data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara untuk Kecamatan Matangkuli total 552 rumah terendam banjir dari 953 KK dengan total penduduk terdampak 1,879 jiwa. Satu sekolah MTsN juga ikut terendam banjir di Kecamatan Matangkuli.

Kemudian di Pirak Timur 17 Desa Terendam banjir dengan tinggi air berkisar 10 sampai dengan 50 cm. Kemudian di Kecamatan Lhoksukon 10 Desa ikut terendam banjir.

Banjir luapan sungai ini juga menyebabkan 1 tanggul jebol di Gampong Meunasah Jok Kilometer III Cot Girek.

Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara Murzani S.Sos MT mengatakan, kerugian material yang dialami oleh warga berupa perlengkapan rumah terendam, binatang ternak, lahan pertanian.

Kerugian lainnya, sejumlah warung yang merupakan usaha milik warga harus tutup dan sejumlah warga tidak dapat melakukan aktivitas mencari nafkah seperti biasanya.

“Saat ini di Kecamatan ratusan warga di Kecamatan Lhoksukon dan matangkuli yang terdampak banjir sudah mengungsi, namun berdasarkan data yang kami dapatkan dilapangan, belum ada korban jiwa dalam musibah banjir ini,” papar Murzani S.Sos., MT di Lhoksukon, Sabtu, 13 November 2021.

Tim dari BPBD Aceh Utara, sebut Murzani, terus melakukan upaya monitoring kondisi terkini melalui koordinasi dengan SKPK, Muspika dan Instansi terkait lainnya.

Dikatakan Murzani, pihaknya telah menyalurkan kebutuhan dasar dapur umum di Gampong Meunasah Jok, Gampong Meunasah Manyang dan Gampong Kumbang Kecamatan Lhoksukon.

“Kami juga sudah mengambil langkah antisipasi terhadap penyakit yang timbul akibat dampak banjir, pihak Puskesmas akan melakukan pengecekan secara rutin kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan lansia,” katanya.

Plt Kalaksa BPBD Aceh Utara juga meminta kepada para Camat dan perangkat Gampong terdampak banjir untuk secara kontinyu melaporkan terkait kondisi terkini kepada petugas BPBD yang bertugas.

“Terus pantau lokasi, tetap waspada, dan lakukan koordinasi, untuk debit air saat ini sudah mulai turun meskipun masih ada titik pengungsian” tuntasnya.