Terkait Ultimatum Alhudri, Ketua Komisi VI Minta Kadisdik Tak Samakan Pendidikan Dengan Perusahaan

Terkait Ultimatum Alhudri, Ketua Komisi VI Minta Kadisdik Tak Samakan Pendidikan Dengan Perusahaan
Tgk H Irawan Abdullah S.Ag. Ketua Komisi VI DPRA.

Banda Aceh – Kepala Dinas Pendidikan Aceh Drs Alhudri memberikan ancaman berupa ultimatum kepada Kepala Sekolah yang tidak mampu menyukseskan vaksinasi siswa agar segera mengundurkan diri.

Hal ini disampaikan Kadisdik Aceh saat mendampingi Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes, dalam pertemuan dengan Kepala SMA/SMK dan SLB di SMKN 2 Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Minggu (19/9/2021).

Pernyataan bernada ancaman ini mendapat respon dari Ketua Komisi VI DPR Aceh Tgk H Irawan Abdullah S.Ag. Dia menyayangkan ultimatum dari Kadisdik Aceh tersebut.

Irawab meminta Kadisdik agar tidak menyamakan dunia pendidikan dengan dunia perusahaan. Sebagai Kadisdik, seharusnya Alhudri mengeluarkan bahasa dan pemahaman yang lebih soft serta sesuai dengan bahasa-bahasa dalam dunia pendidikan.

“Ultimatum itu kan bahasa-bahasa perusahaan, karena persoalan pendidikan bukan hanya sukses atau tidak suksesnya vaksin saja. Yang jauh lebih penting bagaimana hal ini dapat disosialisasikan dengan baik oleh Dinas Pendidikan Aceh kepada para pendidik,” sebut Ustadz Irawan di Ruang kerjanya di Banda Aceh, Senin (20/9/2021).

Menurut Pria yang akrab disapa Ustadz Irawan ini, jika terjadi ancaman dalam ultimatum maka ini tidak bisa lagi disebut dunia pendidikan tapi dunia perusahaan. Ketua Komisi VI DPRA ini menganggap ultimatum dan ancaman kepada Kepala Sekolah tidak tepat jika hanya urusan sukses atau tidaknya vaksinasi.

“Kami merasa tidak tepat jika ancaman dan ultimatum diberikan kepada Kepala Sekolah jika hanya untuk urusan bisa menyukseskan vaksin saja,” tandasnya.

Dinas Pendidikan Aceh diminta untuk lebih giat lagi dalam melakukan sosialisasi terhadap lembaga pendidikan terkait vaksinasi. Karena vaksinasi merupakan kebutuhan dan sesuai arahan dari Pemerintah Pusat namun tetap dalam koridor dunia pendidikan.