Jembatan Kuta Blang Dikebut, Progres Capai 18 Persen Target Rampung Juli 2026, Akses Antarwilayah Segera Pulih

Jembatan Kuta Blang Dikebut, Progres Capai 18 Persen Target Rampung Juli 2026, Akses Antarwilayah Segera Pulih

BIREUEN — Pembangunan Jembatan Kuta Blang di Kabupaten Bireuen terus dikebut setelah sebelumnya mengalami kerusakan total akibat banjir besar yang melanda beberapa bulan lalu. Putusnya jembatan strategis ini sempat melumpuhkan arus transportasi dan menghambat aktivitas ekonomi antar kabupaten/kota di Aceh.

Sebagai salah satu infrastruktur vital penghubung wilayah, Jembatan Kuta Blang memiliki peran sentral dalam mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Sejak insiden tersebut, pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat bergerak cepat mempercepat proses rekonstruksi.

Hingga 21 Februari 2026, progres pembangunan telah mencapai 18 persen. Peninjauan langsung dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah. Kunjungan tersebut menjadi bentuk penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan proyek berjalan sesuai target.

Pemerintah memproyeksikan jembatan ini dapat rampung pada Juli 2026. Dengan selesainya pembangunan, akses transportasi antar kabupaten/kota hingga lintas provinsi diharapkan kembali normal, sekaligus memulihkan denyut ekonomi masyarakat yang sempat terganggu.

Percepatan pembangunan Jembatan Kuta Blang menjadi simbol komitmen pemerintah dalam membangun kembali infrastruktur strategis secara tanggap, terukur, dan berkelanjutan.