Punya Nilai Jual Tinggi, Hewan Tripang Semakin Langka di Simeulue

Tripang, hewan laut yang saat ini sudah mulai susah didapat di perairan Simeulue. (Foto: Ist)

SIMEULUE –  Tripang merupakan hewan laut yang hidup di perairan Simeulue dan memiliki nilai jual yang tinggi. Melonjaknya harga Tripang yang memiliki nama latin Holothuroidea ini akibat dari semakin susahnya menemukan hewan ini di perairan Simeulue.

Herman, seorang pencari tripang di Simeulue mengatakan, permintaan pasar untuk hewan ini semakin meningkat sedangkan barangnya semakin langka untuk didapat.

Disebutkan Herman, untuk jenis tripang gajah (bintang) dalam kondisi sudah kering atau sudah dimasak harganya mencapai Rp.1,5juta per kilogramnya. Sedangkan harga tripang mentah per ekornya dijual seharga Rp.500ribu tergantung ukurannya.

“Untuk di Simeulue harga Tripang jenis Gajah ini yang paling tinggi,” kata Herman, Selasa, 16/10/2021.

Sementara untuk tripang jenis lain seperti tripang mingkudu, harganya sekitar Rp.800 ribu sekilo. Untuk harga satuan dijual tergantung ukuran, XL harganya Rp.75ribu dan untuk ukuran paling kecil dibeli agen Rp.25ribu tergantung harga pasaran.

sedangkan untuk tripang jenis duri dan pasir mempunyai harga Rp.400ribu hingga Rp.500ribu perkilonya jika sudah dalam kondisi kering.

“Harganya yang cukup menggiurkan ini, membuat hewan laut yang mirip mentimun ini sudah susah di cari,” ucap Herman.

Disampaikan Herman, saat ini masyarakat tidak banyak lagi yang mencari tripang, selain memang sudah susah didapat, juga keterbatasan alat untuk menyelam menjadi satu kendala.

“Saat ini tidak banyak lagi orang yang mencari tripang di Simeulue,” pungkas Herman. (Ir)