Presma STAIN Desak APH Bongkar Dugaan Mark-up Logistik Pendopo dan SPPD Fiktif

 

Mediasatunews.com | ACEH SINGKIL – Presiden Mahasiswa STAIN Tengku Dirundeng Meulaboh (STAIN TDM), Alfa Salam, secara tegas mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mengusut dugaan penggelembungan anggaran (mark up) biaya logistik di Pendopo Bupati Aceh Singkil yang dinilai janggal dan sarat kejanggalan.

Sorotan utama diarahkan pada pos anggaran makan dan minum yang selama ini kerap dibungkus dengan istilah kebutuhan tidak terduga. Menurut Alfa Salam, istilah tersebut justru menjadi celah untuk mengaburkan pertanggungjawaban anggaran serta membuka ruang praktik mark up secara sistematis.

“Dalih kebutuhan tidak terduga tidak boleh terus dijadikan pembenaran atas pemborosan uang rakyat. Jika setiap tahun anggaran makan dan minum di Pendopo Bupati selalu diklaim tidak terduga, justru di situlah letak persoalannya. Ini bukan lagi soal teknis, tetapi soal niat,” tegas Alfa Salam, Jumat (7/1/2026).

Ia menilai pengelolaan anggaran publik seharusnya dilakukan secara terencana, transparan, dan akuntabel, bukan dengan logika serampangan yang berpotensi merugikan keuangan daerah.

Selain dugaan mark up logistik, Alfa Salam juga mengaitkan persoalan tersebut dengan dugaan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif yang diduga melibatkan Kepala Bagian Umum Setdakab Aceh Singkil. Menurutnya, praktik perjalanan dinas fiktif kerap berjalan beriringan dengan pengelolaan anggaran yang tidak transparan serta minim pengawasan.

“Kami menduga kuat ini bukan persoalan tunggal. Dugaan SPPD fiktif dan pembengkakan biaya logistik merupakan satu rangkaian. Polanya sama: laporan ada, kegiatan diragukan, tetapi uang tetap cair,” ujarnya.

Alfa Salam menegaskan, pembiaran terhadap dugaan praktik tersebut akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola keuangan daerah. Ia menilai, ketika anggaran konsumsi pejabat lebih diprioritaskan dibanding kebutuhan masyarakat, maka yang dikorbankan adalah rasa keadilan publik.

“Uang daerah ini bukan milik segelintir pejabat. Setiap rupiah bersumber dari keringat rakyat. Jika dibiarkan, praktik semacam ini akan terus berulang dan pelakunya akan semakin berani,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Alfa Salam secara tegas meminta APH melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh pos anggaran logistik Pendopo Bupati Aceh Singkil serta anggaran perjalanan dinas di Bagian Umum Setdakab Aceh Singkil, tanpa kompromi dan tanpa tebang pilih.

“Kami ingin APH bekerja dengan keberanian dan integritas. Jangan hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul ke atas. Jika tidak ada yang salah, buktikan melalui pemeriksaan terbuka. Namun jika ditemukan pelanggaran, proses hukum harus ditegakkan,” pungkasnya.

Penulis: PutraEditor: Redaksi