Daerah  

IPAU Dukung SE Bupati Aceh Utara Hentikan Kegiatan Saat Azan

IPAU Dukung SE Bupati Aceh Utara Hentikan Kegiatan Saat Azan
Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh Periode 2022-2025 resmi dilantik Penjabat Bupati Aceh Utara, Azwardi Abdullah AP, M.Si Proses Pelantikan yang bertemakan “Meusaboh dan meudaya guna, wujudkan pemuda pasee sebagai motor penggerak bangkitkan peradaban” tersebut berlangsung di Anjong Mon Mata Pendopo Gubernur Aceh, Sabtu, 31 Desember 2022. Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul IPAU Dilantik, Pj Bupati Harap Turut Ambil Bagian Sukseskan Pembangunan, https://aceh.tribunnews.com/2023/01/02/ipau-dilantik-pj-bupati-harap-turut-ambil-bagian-sukseskan-pembangunan. (Foto: Dok. serambinews.com)

BANDA ACEH – Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh sangat mendukung kebijakan pemkab Aceh Utara untuk menghentikan semua kegiatan Saat azan berkumandang dan bersiap untuk melaksanakan shalat.

Apresiasi itu disampaikan Ketua Umum IPAU Banda Aceh Rifki Ismail SAg, Jumat (27/1/2022) yang baru saja dilantik Penjabat Bupati Aceh Utara Azwardi Abdullah, A.P., M.Si pada Desember 2022 yang lalu.

“Kami sangat berbahagia dengan Seruan baik tersebut tentu ini sangat sesuai dengan kultural kita masyarakat Pasee yang rukun dan taat dalam beribidah. Dengan adanya SE tersebut maka dapat memperkuat pelaksanaan syariat islam di bumo pasee khususnya,” ucap Rifki di Banda Aceh, Sabtu, 28 Januari 2023.

Ia menambahkan bahwa Meskipun sebagian dari kita sudah terbiasa melakukannya, tetapi setidaknya dengan adanya aturan ini menunjukkan adanya perhatian dan tanggung jawab pemerintah secara khusus dalam peningkatan kualitas keagamaan di tengah-tengah masyarakat.

Kami IPAU sangat berharap kepada semua kita, seluruh Elemen masyarakat pasee khususnya, agar dapat mengikuti kebijakan tersebut sehingga kita semua menjadi disiplin dalam beribadah dan Dapat berperan sebagai corong sosialisasi Bagi semua generasi guna istiqamah dalam berbuat kebaikan, seru Rifki.

“Bahkan Pembiasaan ini juga kita harapkan menjadi pola dasar Pembentukan Karakter dan resolusi Akhlak masyarakat Aceh utara yang dapat memperbaiki kinerja, sikap dan berdampak pada kehidupan sehari-hari, sehingga semua kita dalam satu ikhtiar wujudkan negeri yang baldatun thaiyibatun warabbun ghafur,” tutup Rifki.

zickry/bna