Mediasatunews.com | Aceh Barat – Warga di kecamatan sungai mas mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk segera menangani kerusakan jembatan sipot, yang semakin parah akibat longsor pada bagian abutmen atau kepala jembatan.
Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Sungai Mas dan Kecamatan Woyla Timur, serta menjadi bagian dari jalan Ring Road yang diresmikan dua tahun lalu oleh bupati sebelumnya.
Teuku Adi Amri, salah satu warga desa gaseuh, mengatakan bahwa longsor di bagian kepala jembatan telah terjadi sebanyak tiga kali akibat tergerus arus sungai pada saat banjir. Meski telah dilakukan penanganan oleh dinas terkait, upaya tersebut belum mampu mengatasi persoalan.
“Sudah tiga kali longsor di bagian kepala jembatan atau abutmen. Meski pernah ditangani, tapi tidak berhasil. Ini sangat membahayakan dan bisa menyebabkan jembatan roboh,” ujar Teuku Adi Amri.
Ia menjelaskan, selain abutmen, tebing penyangga badan jalan juga sudah longsor sekitar 40 meter, sehingga kondisi struktur jalan semakin kritis. Bahkan, sebelumnya akses jalan sempat menyempit dan tidak bisa dilalui mobil akibat longsor lanjutan.
“Kemarin jalan sangat kecil dan tidak bisa dilalui mobil. Alhamdulillah sekarang sudah bisa karena sudah ditangani oleh PT Megallanic, kami ucapkan terimakasih kepada megallanic yang sudah bantu memperbaiki jembatan yang rusak,” tambahnya.
Warga khawatir jika tidak ada penanganan serius dan permanen, kerusakan akan terus meluas dan berpotensi menyebabkan jembatan ambruk. Padahal, jembatan ini merupakan salah satu jalur utama masyarakat antar kecamatan dan menjadi penopang mobilitas harian warga.
Masyarakat berharap Pemerintah Aceh Barat segera turun tangan untuk melakukan perbaikan total dan memastikan keamanan pengguna jalan.






