Dibimbing Ulama PCNU, Prajurit TNI Dari Kodim/0105 Aceh Barat Resmi Jadi Mualaf

Dibimbing Ulama PCNU, Prajurit TNI Dari Kodim/0105 Aceh Barat Resmi Jadi Mualaf

Mediasatunews.com | ACEH BARAT — Seorang personel TNI dari Kodim 0105/Aceh Barat resmi memeluk agama Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat dalam prosesi khidmat yang berlangsung di Markas Kodim setempat, Senin (27/04/2026) sore.

Prajurit bernama Wendy Berangin-angin itu mengikrarkan syahadat dengan bimbingan langsung Wakil Katib Syuriah PCNU Aceh Barat, Tgk. Rizqi Rahmatullah, yang juga dikenal sebagai pimpinan Dayah Mini Ar-Rafif atau Abi Ar-Rafif. Prosesi tersebut turut disaksikan Katib Syuriah PCNU Aceh Barat Waled Miswar serta Wakil Ketua PCNU Aceh Barat Tgk. Roza Ardiansyah.

Kegiatan pensyahadatan ini juga difasilitasi langsung oleh Dandim 0105/Aceh Barat, Letkol Inf S. Kembaren, bersama sejumlah perwira TNI AD lainnya.

Wendy mengaku keputusan memeluk Islam diambil secara sadar tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Ia juga menyebut telah mendapatkan restu penuh dari kedua orang tuanya.

Sebelum prosesi syahadat, Wendy terlebih dahulu mendapatkan pembekalan dan penguatan pemahaman tentang ajaran Islam dari Abi Ar-Rafif. Hal ini dilakukan guna memantapkan keyakinannya dalam menjalani kehidupan sebagai seorang Muslim.

“Syahadah bukan hanya sekadar ucapan, tetapi harus dibenarkan dalam hati agar iman semakin kuat dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abi Ar-Rafif.

Ia juga mendoakan agar hidayah yang diterima Wendy senantiasa membimbing langkah hidupnya hingga akhir hayat.

Sementara itu, Waled Miswar menyampaikan rasa syukur atas hidayah yang diterima Wendy. Menurutnya, masuknya seseorang ke dalam Islam merupakan anugerah besar dari Allah SWT.

“Ini momen yang sangat mengharukan dan penuh berkah. Kami berharap saudara Wendy dapat terus belajar dan istiqamah dalam menjalankan ajaran Islam,” katanya.

Di sisi lain, Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren memberikan apresiasi dan dukungan atas keputusan yang diambil anggotanya tersebut. Ia menegaskan bahwa TNI menghormati setiap pilihan keyakinan prajurit.

“Kami mendukung penuh keputusan pribadi setiap prajurit, termasuk dalam hal keyakinan. Ini adalah pilihan sakral, dan kami berharap yang bersangkutan tetap profesional dalam menjalankan tugas,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati di lingkungan TNI sebagai bagian dari kekuatan persatuan bangsa.

 

Penulis: PutraEditor: Redaksi