MEDIASATUNEWS.COM – Arung jeram sekarang menjadi ajang wisata. Sensasi menegangkan dan memacu andrenalin adalah pesonanya. Inilah yang dicari para penikmat arung jeram.
Di Kabupaten Bener Meriah tepatnya di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, juga ada. Tempat wisata ini berada di CRU DAS Peusangan. Tempat ini juga sering disebut sebagai “Little Africa” karena memiliki nuansa alam yang mirip dengan Afrika.
CRU DAS Peusangan berada di Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah, Aceh. Jika Anda berangkat dari arah Bireuen, lokasi pintu masuk ke CRU berada di sebelah kanan jalan nasional dan berjarak sekitar 7 kilometer dari gerbang perbatasan Bireuen-Bener Meriah.
Kendaraan Anda bisa diparkir tidak jauh dari jalan nasional, kemudian tim CRU akan menjemput Anda dengan mobil pikap. Namun, perjalanan menuju ke CRU masih tergolong menantang karena jalan yang belum begitu mulus dan harus melewati beberapa sungai kecil.
Setelah Anda tiba di lokasi, semua lelah dan capek akan terbayar dengan pemandangan alam yang indah di sekitar CRU. Di sini, traveler bisa menikmati beberapa aktivitas yang seru dan menantang. Salah satu aktivitas yang bisa dicoba adalah bermain dengan gajah.

Di CRU, pengunjung bisa bermain dan melihat langsung gajah dimandikan di sungai. Tentu saja, pengalaman yang jarang bisa didapatkan di tempat wisata lainnya. Selain itu, kegiatan yang patut dicoba di CRU adalah arung jeram. Rafting di sana dilakukan dengan menyusuri sungai Krueng Peusangan.
Kegiatan arung jeram dikelola oleh Bentang Adventure, yang menawarkan beberapa paket arung jeram yang bisa dipilih sesuai dengan keinginan dan keberanian Anda. Mulai dari paket family hingga paket ekstrim yang menantang, masing-masing paket menawarkan tantangan yang berbeda-beda. Salah satu paket yang bisa dicoba adalah paket elephant rafting.
Paket ini menawarkan keseruan untuk bermain dengan gajah sebelum pengarungan. Biaya untuk paket elephant rafting ini dibanderol sekitar Rp 250 ribu per orang dan sudah termasuk penjemputan dari jalan nasional, makan siang hingga pengantaran dari titik finish ke tempat mobil parkir.
Sedangkan biaya untuk paket family dibanderol sekitar Rp 150 ribu per orang, dan paling mahal adalah paket ekstrim dengan harga sekitar Rp 350 ribu per orang. Paket ini menawarkan pengarungan sejauh 21 kilometer dari perbatasan Aceh Tengah dengan Bener Meriah hingga ke perbatasan Bener Meriah-Bireuen.
Setiap paket pengarungan memiliki titik dimulai yang berbeda-beda, serta tantangan yang berbeda-beda pula. Namun, setiap paket tersebut pasti memiliki keseruan tersendiri.
Menurut perwakilan dari Bentang Adventure, Riki, tamu yang mencoba pengarungan di CRU berasal dari berbagai macam kalangan, seperti wisatawan lokal, nusantara, hingga mancanegara. Bahkan, artis Chiko Jeriko pernah mencoba paket ekstrim tersebut saat syuting sebuah program televisi.
Hal yang menarik dari pengarungan di CRU adalah, wisatawan memiliki kesempatan untuk melihat gajah liar saat melakukan pengarungan. Selain gajah liar, di daerah sekitar CRU juga terdapat banyak gajah jinak yang dapat menjadi teman bermain para wisatawan.
Riki juga membagikan pengalamannya saat bertemu dengan kawanan gajah liar saat membawa tamu rafting dari luar negeri. Mereka melihat kawanan satwa berbelalai itu sedang mandi di sungai yang menjadi rute pengarungan.
Namun, Riki menegaskan bahwa kawanan gajah liar tersebut tidak mengganggu para wisatawan yang melakukan pengarungan di sungai tersebut.
“Kalau rezeki bisa melihat gajah liar saat arung jeram. Selain gajah jinak di daerah ini juga banyak gajah liar,” jelas Riki.
Selain menawarkan keseruan berarung jeram, di tempat ini juga terdapat banyak atraksi wisata lainnya yang dapat dinikmati oleh para wisatawan.
Dengan segala keindahan alam yang dimilikinya, tidak heran jika CRU DAS Peusangan dijuluki sebagai ‘little Africa’. Bagi para wisatawan yang ingin mencoba pengalaman berarung jeram yang berbeda dari biasanya, CRU DAS Peusangan bisa menjadi salah satu pilihan destinasi wisata yang tepat. (ADV)






