Kemenag Aceh Barat Bekali Kepala Madrasah Pada Bimtek Kurikulum

Mediasatunews.com | Banda Aceh – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Abrar Zym, S.Ag, MH, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan pembelajaran mendalam dalam dunia pendidikan madrasah.

Hal ini disampaikannya saat memberikan materi kunci pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Deep Learning bagi seluruh Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Aceh Barat. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 29 hingga 31 Oktober 2025, di Hotel Grand Permata Hati, Banda Aceh.

Dalam Paparannya Kakankemenag H. Abrar Zym, S.Ag, MH, menekankan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta bukan sekadar teori, melainkan filosofi mendasar yang harus menjiwai setiap pendidik.

“Pendidikan di madrasah harus melampaui transfer ilmu semata. Ia harus dilandasi oleh cinta, ketulusan, dan kasih sayang kepada peserta didik. Dengan pendekatan ini, kita akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual,” Kata Abrar penuh semangat.

Beliau juga menyoroti integrasi Deep Learning—atau Pembelajaran Mendalam—sebagai metode untuk memastikan siswa tidak hanya menghafal, tetapi mampu berpikir kritis, kreatif, dan menghubungkan konsep pelajaran dengan kehidupan nyata dan nilai-nilai keagamaan.

“KBC adalah ruhnya, dan Deep Learning adalah metodenya untuk mencapai pemahaman yang sejati,” Ucapnya

Fokus Bimtek ini ditujukan untuk Kepala Madrasah yang diikuti oleh puluhan Kepala Madrasah Ibtidaiyah se-Aceh Barat, bertujuan membekali para pemimpin satuan pendidikan dengan wawasan dan strategi.

Agar sekolah menerapkan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam kebijakan madrasah,
Kepala madrasah juga harus mampu memimpin guru-guru untuk mengimplementasikan strategi Deep Learning di kelas, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan suportif bagi perkembangan karakter dan potensi anak.

” Kita berharap peserta bisa menjadi pionir perubahan di madrasah masing-masing, memastikan implementasi Kurikulum Merdeka berjalan selaras dengan semangat KBC dan Deep Learning,” Harapnya

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Kantor Kemenag Aceh Barat dalam meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan madrasah di wilayahnya.

Penulis: Orian SaputraEditor: Redaksi