BANDA ACEH – Karang taruna Rincong Pusaka Gampong Paloh Gadeng Kecamatan Dewantara berhasil meraih peringkat 1 pada ajang seleksi pilar-pilar sosial berprestasi dari unsur karang taruna.
Penyerahan hadiah kepada karang taruna Rincong Pusaka diserahkan Pemerintah Aceh melalui Kadis Sosial Aceh Dr Yusrizal M.Si, Selasa, 22/11/2021 di Oasis Hotel Banda Aceh.
Ketua karang taruna Aceh, Ismet Tanjung mengatakan, berdasarkan penilaian terhadap pemaparan program kegiatan dan kelengkapan administrasi serta fakta dilapangan mereka berhak meraih juara 1.
“Untuk peringkat 1 Rincong Pusaka Aceh Utara, peringkat 2 Muda Berkarya Bireuen, Muda Mandiri Kota Lhokseumawe peringkat 3, Taruna Bunga Tanjong Kabupaten Pidie peringkat 4,” ujar Ismet merincikan.
Kepala Dinas Sosial Aceh Dr Yusrizal M.Si menyebutkan, pihaknya setiap tahunnya selalu menyeleksi pilar-pilar sosial berprestasi dari 23 Kabupaten/Kota di Aceh. Dengan tujuan untuk memberikan apresiasi dari Pemerintah sebagai salah satu Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).
“Untuk mendapatkan peringkat 1, Karang taruna Rincong Pusaka harus bersaing ketat dengan 23 Kabupaten/Kota di Aceh dan prosesnya terbilang cukup Panjang,” kata Kadis Sosial Aceh Dr Yusrizal, Selasa, 23 November 2021.
Karang Taruna Rincong Pusaka Aceh Utara Peringkat 1 Berprestasi Tingkat Provinsi Aceh
Sementara itu, Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib memberikan apresiasi atas capaian prestasi Karang Taruna Rincong Pusaka Paloh Gadeng.
“Kami atas nama Pemerintah Aceh Utara merasa bangga atas perolehan prestasi tersebut, semoga kedepan dapat ditingkatkan lagi,” tutur Cek Mad, sapaan akrab Bupati Aceh Utara 2 periode tersebut di Aceh Utara, Selasa, 23 November 2021.
Ketua karang taruna Aceh Utara Sarjani, ST mengatakan, dirinya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Aceh dan Aceh Utara, kemudian PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan proyek vital lainnya di Aceh Utara yang telah peduli dan membina karang taruna di Aceh Utara.
“Kami berharap Camat dan Geuchik dapat membentuk karang taruna Kecamatan dan Gampong dan kemudian memberdayakannya,” kata Sarjani, ST. (sa)






