MEDIASATUNEWS.COM – Pemerintah Arab Saudi resmi membuka kembali ibadah umrah untuk jamaah Indonesia. Tentunya kondisi ini menjadi angin segar bagi kaum Muslimin Tanah Air yang sudah sangat rindu pergi ke Tanah Suci.
Lantas, apa yang harus diterapkan jamaah umrah Indonesia ketika pergi ke Tanah Suci kelak? Pasalnya, mobilitas yang tinggi bisa menyebabkan peningkatan kasus covid-19.
“Ke depan kita akan hidup berdampingan dengan covid-19. Tentunya selama protokol kesehatan (prokes) dijalankan dan sudah divaksin, kita dapat mencegah penularan,” terang Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi, Sabtu (9/10/2021).
Sebagaimana diketahui, untuk mengantisipasi persebaran covid-19 di masyarakat, pemerintah mempertimbangkan menetapkan masa periode karantina selama 5 hari. Ini juga berlaku bagi jamaah umrah yang tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan.
“Memastikan proses karantina setelah kepulangan. Prosedur tetap (protap) dan prokes juga disusun untuk memastikan pelaksanaannnya tetap mencegah penularan covid-19,” tuntasnya.






