DPMPTSP Aceh Barat Raih Penghargaan Juara Terbaik 3 Aceh Investment Award 2021

Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

ACEH BARAT – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh Barat berhasil meraih juara terbaik 3 untuk kategori penghargaan reformasi perizinan pada ajang Aceh investment Award tahun 2021 yang digagas oleh DPMPTSP Aceh.

Penghargaan ini diterima oleh Bupati Aceh Barat, H. Ramli MS, saat menghadiri forum Aceh Gayo Sustainable Investment Dialogue (AGASID) di Hotel Parkside Gayo Petro, Takengon, Aceh Tengah, Rabu, 15 Desember 2021.

Penghargaan tersebut diberikan kepada DPMPTSP Kabupaten/Kota yang paling cepat merespon perubahan (reformasi) regulasi Izin Berusaha sesuai UU Cipta kerja, dan sudah menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 5 Tahun 2021 dan PP Nomor 6 Tahun 2021 dalam bentuk Peraturan Kepala Daerah tentang Pendelegasian Wewenang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Nonperizinan Kepada Kepala DPMPTSP.

Bupati Aceh Barat H Ramli MS kepada wartawan mengatakan, penghargaan ini menjadi bukti bahwa Kabupaten Aceh Barat mempunyai komitmen dalam melakukan reformasi perizinan di daerah guna meningkatkan pelayanan perizinan yang sesuai dengan regulasi yang ada.

“Semoga penghargaan ini bisa menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk terus meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat dan investor dalam memperoleh izin usahanya secara cepat dan praktis dengan tetap mengutamakan kelestarian lingkungan dan dampak sosial,” papar Ramli MS.

Ia berharap dengan penerbitan izin berusaha  yang berbasis resiko ini, dapat meningkatkan daya saing usaha menjadi lebih sehat serta  adaptif terhadap lingkungan dan kondisi sosial masyarakat sehingga penerbitan izin usaha nanti akan memperhatikan setiap dampak lingkungan dan dampak sosial yang ditimbulkan oleh perusahaan tersebut ucapnya.

“Kita berharap iklim investasi di Aceh Barat bisa semakin kondusif sehingga dapat mendorong lebih banyak investor untuk berinvestasi di Bumi Teuku Umar ini yang akan bermuara pada pertumbuhan ekonomi di daerah,” tutupnya.