Meulaboh – Bupati Aceh Barat H Ramli MS menerima kunjungan tim Pansus DPRA yang diketuai oleh Fuadri, S.Si. Kunjungan Anggota DPRA dari Dapil X tersebut dalam rangka evaluasi terkait penggunaan dana Otonomi Khusus Aceh tahun 2020 dan dana transfer dari Provinsi Aceh serta Dana Refocusing Penanganan Covid-19.
Pertemuan ini berlangsung di ruang rapat kantor Bupati Aceh Barat, Rabu, 11 Agustus 2021.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Ramli MS menyampaikan Kemajuan Aceh Barat dapat tercapai apabila adanya sinergitas yang baik antara pemerintah Kabupaten dengan Provinsi dan didukung oleh DPRA sebagai badan legislatif dalam mengelola dana otonomi khusus (otsus) yang jumlah nya cukup besar.
“Harus ada kekompakan jika ingin melakukan percepatan pembangunan di Aceh Barat ini. Pembangunan suatu daerah tidak bisa hanya dilakukan sendiri namun butuh dukungan dari pihak lain yakni dari Provinsi dan Legislatif,” ucap Ramli MS.
Dengan adanya sinergitas, kata Bupati Aceh Barat, diharapkan serapan anggaran otsus yang tersedia bisa dimaksimalkan sehingga tidak terdapat Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) di tahun sebelumnya.
“Padahal sisa anggaran yang tidak terserap tersebut bisa dipergunakan untuk pembangunan Kabupaten/kota apabila pengelolaannya di serahkan kepada Pemerintah Kabupaten/kota,” tandasnya.
Hal lain yang disampaikan Bupati Ramli MS kepada Anggota DPRA terkait penyelesaian pembangunan irigasi Lhok guci di Aceh Barat. Menurutnya, irigasi yang sumber pendanaannya dari APBN tersebut sangat dibutuhkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di sektor pertanian.
“Walaupun Aceh Barat telah mencapai surplus beras setiap tahunnya, namun apabila tidak didukung dengan irigasi yang baik maka surplus tersebut hanya akan bersifat temporer,” ujarnya.
Kemudian, Lanjut Bupati, dirinya meminta dukungan kepada DPRA untuk dapat menyelesaikan pengaspalan jalan ringroad yang belum teraspal sepanjang 7 km lagi.
“Pembangunan yang tertunda di tahun 2020 lalu dikarenakan adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid 19 dapat dilanjutkan kembali. Program pembangunan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat guna menunjang kemajuan di Kabupaten Aceh Barat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua tim Pansus Daerah pemilihan X DPRA tahun 2021, Fuadri, S.Si., M.Si, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan kunjungan kerja anggota DPRA dapil X tahun 2021 dalam rangka melaksanakan tugas Legislatif yakni melakukan peninjauan lapangan ke dapil masing-masing guna melakulan pengawasan terkait dengan kegiatan dana otonomi khusus (otsus) tahun 2020.
“Kami akan melakukan evaluasi terhadap dana transfer dari Pemerintah Aceh serta dana refocusing Covid 19 di setiap wilayah Dapil X yakni di Kabupaten Aceh jaya, Aceh Barat, Nagan raya, dan Simeulue,”sebut Fuadri.
Lebih lanjut, Fuadri mengatakan bahwa kunjungan kerja ini bertujuan untuk mendengar paparan dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terkait dengan kegiatan yang telah dilaksanakan di tahun 2020 lalu sekaligus berdiskusi tentang kegiatan prioritas yang akan didukung oleh Provinsi.
“Kami memberikan apresiasi kepada Pemkab Aceh Barat terkait pemberian dana bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid 19 di Kabupaten Aceh barat,”katanya.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Bappeda Aceh Barat, Kepala BPKD Aceh Barat, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Aceh Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pj Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Kepala Dinas Pertanian, Direktur Rumah Sakit Cut Nyak Dhien Meulaboh, serta Tim Pansus Dapil X DPRA.






