Lhokseumawe – Data Dinas Kesehatan Kota Lhokseumawe kurun waktu 2005 hingga Agustus 2021 ditemukan sebanyak 73 kasus HIV AIDS dengan total kematian mencapai 25 orang.
Sekretaris Dinkes Lhokseumawe dr. Helizar menyebutkan, pda tahun 2021 ada 2 orang yang terjangkit HIV AIDS. Hasil ini kemungkinan akibat kesadaran masyarakat yang berani mengakses klinik visiti hingga dapat terdeteksi.
Penyakit mematikan ini kata Helizar, umumnya disebabkan oleh perilaku seks bebas hingga penggunaan jarum suntik secara bergantian.
“Rata-rata penderitanya usia produktif atau dewasa,” tutur dr. Helizar di Lhokseumawe, Selasa, (7/9).
Rata-rata sebut Sekdis, para penderita HIV AIDS nyawanya tidak akan tertolong, satu-satunya cara adalah dengan cara menghambat laju virus dengan mengkonsumsi antiviral.
“Obatnya bisa didapat di RS Kesrem Lhokseumawe dan RSUD Cut Meutia Aceh Utara,” sebutnya.
Penderita HIV AIDS dianjurkan untuk melakukan vaksinasi covid-19 agar tercipta imun tubuh saat pandemi seperti saat ini.






