Terus Merugi, Pedagang Ikan di Al Mahirah Minta Pemko Tertibkan Pembeli Eceran di TPI Lampulo

Terus Merugi, Pedagang Ikan di Al Mahirah Minta Pemko Tertibkan Pembeli Eceran di TPI Lampulo
Mahmudin, Pedagang Ikan di Pasar Al Mahirah Lamdingin. Foto: Saiful Anwar/Mediasatu.id

Banda Aceh – Sejumlah pedagang ikan yang berjualan di Pasar Al Mahirah Lamdingin Kota Banda Aceh mengeluhkan sepinya pembeli yang datang ke Pasar tersebut.

Akibatnya, setiap hari mereka terus tekor modal yang telah dikeluarkan untuk modal awal berdagang. Mereka mengeluhkan ikan yang kemudian membusuk akibat pembeli yang datang bisa dihitung dengan jari.

Selain itu, pedagang meminta kepada Pemko Banda Aceh untuk segera membatasi dan tidak melayani penjualan ikan secara eceran di TPI Lampulo kepada pembeli selain kepada pedagang.

Hal ini akan menyebabkan pasar ikan Al Mahirah Lamdingin tidak didatangi oleh pembeli yang ingin berbelanja karena terbuka akses pembelian di grosir ikan Lampulo.

Pasar Ikan Al Mahirah Lamdingin, Kamis 26 Agustus 2021. Foto: Saiful Anwar/Mediasatu.id.

Mahmudin seorang pedagang ikan mengatakan, dirinya ingin agar Pasar Al Mahirah terus maju. Akan tetapi, apabila TPI Lampulo masih melayani penjualan ikan secara eceran. Maka mustahil pasar ikan Al Mahirah akan maju dan banyak pembeli yang datang berbelanja ikan.

“Hari ini juga kami ada mengadakan rapat membahas terkait penjualan eceran disana (TPI), jika memang terus berlanjut, tidak tertutup kemungkinan kami akan melakukan aksi serupa dengan kembali berjualan di depan Kantor DKP Aceh. Setiap hari kami rugi terus disini, modal-modal pun habis,” papar Mahmudin kepada wartawan mediasatu.id di Pasar Ikan Al Mahirah, Kamis, 26 Agustus 2021.

Seorang pedagang lainnya Tarmizi menyebutkan, bagaimana mendapat keuntungan jika yang datang membeli satu dua orang. Ikan-ikan yang telah kami beli untuk diperdagangkan jika tidak laku maka akan membusuk dan ini adalah kerugian bagi kami pedagang kecil.

“Ikan kalau dibiarkan lama maka akan membusuk, ini artinya modal ikut lenyap dengan ikan yang membusuk tersebut, jujur saja sepi kali disini. Tapi apa mau kita buat kita hanya rakyat kecil,” ujar Tarmizi.

Aktivitas Pasar Ikan Lamdingin Sepi Dari Kedatangan Pembeli Yang Berbelanja. Kamis, 26 Agustus 2021. Foto: Saiful Anwar/Mediasatu.id
Kondisi Pasar Ikan Al Mahirah, Kamis 26 Agustus 2021.

Sementara itu keterangan berbeda disampaikan Hasballah, Kepala Pengelola Pasar Al Mahirah Lamdingin, ia menuturkan bahwa semenjak aksi pedagang ikan yang berjualan di Depan DKP Aceh. Telah ada perubahan meskipun belum siginifikan tapi pembeli yang datang sudah membaik.

Katanya, pembeli banyak datang di pagi hari hingga menjelang pukul 11.00 WIB, kemudian sebutnya jika di waktu siang memang agak sepi.

“Biasanya ramai di pagi hari hingga jam 11, kalau siang memang sepi. Ya Alhamdulillah ada perubahan dari seperti semula meski belum terlalu banyak perubahannya,” sebutnya Kamis siang, 26 Agustus 2021.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh sejumlah media, pedagang ikan di pasar Al Mahirah Lamdingin menggelar lapak di depan kantor DKP Aceh.

Ini mereka lakukan sebagai aksi protes kepada Pemko Banda Aceh yang tetap mengizinkan TPI Lampulo menjual ikan secara eceran kepada para pembeli. Akibatnya masyarakat lebih memilih membeli ke TPI Lampulo ketimbang berbelanja ikan di pasar Al Mahirah Lamdingin.

Setelah ada kesepakatan bersama baru kemudian mereka bersedia berjualan kembali di Pasar Al Mahirah Lamdingin.

Surat Kesepakan Bersama.