STAI Darul Hikmah Gelar Wisuda Sarjana dan Milad ke-13

 

Mediasatunews.com | Meulaboh — STAI Darul Hikmah Aceh Barat menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) ke-7 sekaligus peringatan Milad ke-13, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Cabang Dinas Pendidikan Aceh Barat dan dihadiri Ketua Yayasan Dayah Darul Hikmah Islamiyah, ketua senat, pimpinan kampus, civitas akademika, orang tua wisudawan, serta tamu undangan dari berbagai unsur.

Prosesi wisuda menjadi momen bersejarah bagi para lulusan yang telah menuntaskan pendidikan akademik. Pada wisuda kali ini, STAI Darul Hikmah meluluskan 40 sarjana, terdiri dari 18 lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan 22 lulusan Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Sebanyak 13 wisudawan berhasil meraih predikat cumlaude. Sementara itu, empat wisudawan dinobatkan sebagai lulusan terbaik pada bidang akademik dan nonakademik.

Ketua STAI Darul Hikmah Aceh Barat, Rahmat Saputra, dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal pengabdian para sarjana di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya mengamalkan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama masa perkuliahan agar menjadi ilmu yang bermanfaat dan berkah.

“Pada usia ke-13 tahun, STAI Darul Hikmah terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa. Alumni kami telah banyak berkiprah di masyarakat sebagai tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur sipil negara, pendidik, anggota legislatif, maupun berbagai profesi strategis lainnya,” ujarnya.

Peringatan milad ke-13 juga menjadi ajang refleksi perjalanan STAI Darul Hikmah dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi Islam berbasis dayah. Dalam momentum tersebut, pihak kampus turut mengundang perwakilan sekolah menengah berbasis dayah untuk menandatangani kerja sama pendidikan.

Kerja sama tersebut mencakup bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, termasuk prioritas beasiswa Kartu Indonesia Pintar serta tujuh beasiswa kampus bagi calon mahasiswa dari sekolah menengah berbasis dayah atau sederajat di Kabupaten Aceh Barat dan Nagan Raya.

Orasi ilmiah pada wisuda sarjana ini disampaikan oleh Syahrizal Abbas dengan judul “Relevansi Pendidikan Tinggi Islam dalam Menghadapi Revolusi Digital dan Artificial Intelligence (AI)”. Dalam orasinya, ia menyoroti pentingnya perguruan tinggi Islam beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama pendidikan.

Ia menegaskan bahwa revolusi digital dan AI bukan ancaman, melainkan peluang strategis bagi pendidikan tinggi Islam untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, inovasi riset, serta pengabdian kepada masyarakat. Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa penggunaan AI secara berlebihan dapat menimbulkan ketergantungan teknologi yang berujung pada menurunnya daya kritis, kreativitas, dan kemampuan berpikir mandiri. Karena itu, pemanfaatan AI harus dilakukan secara bijak, proporsional, dan berlandaskan etika serta nilai-nilai Islam.

Pada kesempatan yang sama, STAI Darul Hikmah juga menganugerahkan Darul Hikmah Award ke-2 kepada pihak-pihak yang dinilai berjasa dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan pendidikan di Aceh Barat.

Ke depan, STAI Darul Hikmah berkomitmen untuk terus mengembangkan institusi dengan menambah jumlah program studi. Hingga tahun 2029, kampus ini menargetkan pembukaan lima program studi baru. Saat ini, STAI Darul Hikmah Aceh Barat telah menyelenggarakan tiga program studi, yaitu Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), dan Ekonomi Syariah.

Penulis: PutraEditor: Redaksi