Mediasatunews | Aceh Barat — Puluhan mahasiswa Universitas Teuku Umar yang tergabung dalam program PKM Mahasiswa Berdampak menggelar aksi sosial Meuseuraya atau gotong royong di Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.
Sebanyak 50 mahasiswa bersama aparatur gampong dan warga membersihkan rumah-rumah yang terdampak banjir. Mereka membersihkan lumpur, sampah, serta perabotan rumah tangga yang rusak akibat bencana.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi upaya membantu pemulihan pascabanjir, tetapi juga untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong atau Meuseuraya, yang merupakan kearifan lokal masyarakat Aceh.
Ketua Tim Pengabdian Mahasiswa, Fauzan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa tentang pentingnya solidaritas sosial.
Sementara itu, Dosen Pendamping Lapangan Saiful Asra menyebut kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Kita selalu memberikan edukasi dan motifasi kepada mahasiswa agar peduli terhadap kehidupan sosial,” Ujar Saiful.
Keuchik Gampong Jambak, Lainiadi, mengapresiasi kepedulian mahasiswa UTU yang dinilai sangat membantu warga dalam proses pemulihan pascabanjir.
Melalui kegiatan Meuseuraya ini, mahasiswa UTU diharapkan tidak hanya berkontribusi dalam penanganan bencana, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.






