Mediasatunews.com | Nagan Raya – Aparat Intelijen Kodam Iskandar Muda (IM) berhasil mengungkap sekaligus memusnahkan ladang ganja seluas sekitar 50 hektare di kawasan pegunungan Desa Blang Meureuh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Rabu (08/07/26).
Ladang ganja tersebut ditemukan setelah aparat melakukan penggalangan informasi dan penyelidikan intelijen di wilayah yang dikenal sulit dijangkau. Di lokasi, petugas menemukan tanaman ganja dengan tinggi bervariasi antara 30 sentimeter hingga dua meter, dengan usia tanam mulai 15 hari, empat bulan, hingga siap panen.
Tim gabungan yang terdiri dari personel Deninteldam IM, Yonif TP 856/Satria Bumi Sakti, Kodim 0116/Nagan Raya, Denpom Meulaboh, dan Intelrem 012/Teuku Umar yang berjumlah sekitar 50 personel kemudian melakukan pemusnahan seluruh tanaman ganja di lokasi.
Berdasarkan estimasi di lapangan, dari luas lahan sekitar 50 hektare tersebut diperkirakan terdapat sekitar 300 ton ganja basah yang berhasil dimusnahkan. Jumlah itu menjadikan pengungkapan ini sebagai salah satu temuan ladang ganja terbesar di Aceh dalam beberapa waktu terakhir.
Komandan Detasemen Intelijen Kodam Iskandar Muda, Letnan Kolonel Infanteri Teuku Husaini, mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja intelijen yang dilakukan secara intensif hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi lokasi penanaman ganja di kawasan pegunungan.
Ia menegaskan seluruh tanaman ganja langsung dimusnahkan di lokasi untuk mencegah penyalahgunaan, sementara aparat terus melakukan pengembangan guna mengungkap pelaku dan jaringan yang berada di balik budidaya ganja tersebut.
Selama proses pemusnahan berlangsung, petugas tidak menemukan aktivitas warga maupun pemilik lahan. Namun, penyelidikan akan terus dilakukan untuk menelusuri pihak yang bertanggung jawab atas pembukaan dan pengelolaan ladang ganja tersebut.
Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pemberantasan narkotika di Aceh. Ia memastikan operasi intelijen dan penindakan terhadap budidaya ganja akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah tersebut.






