Mediasatunews.com | Banda Aceh – Forum Komunikasi Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Syariah (Forkom KDMPS) Kota Banda Aceh menggelar audiensi dengan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Jumat (10/7/2026).
Audiensi tersebut dipimpin Ketua Forkom KDMPS Kota Banda Aceh, Zulkarnain M. Isa atau yang akrab disapa Abu Yusuf. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah dalam rangka mempercepat operasionalisasi koperasi desa syariah di seluruh gampong di Banda Aceh.
Sebelumnya, Forkom KDMPS Kota Banda Aceh juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah lembaga dan instansi strategis, di antaranya BSI Aceh, Bank Aceh Syariah, Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertamina Patra Niaga Regional Aceh, Bank Tabungan Negara (BTN), serta Kantor Wilayah Perum Bulog Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, Abu Yusuf menyampaikan sejumlah masukan kepada Pemerintah Kota Banda Aceh. Masukan itu meliputi perluasan akses permodalan melalui kerja sama dengan Pegadaian dan perbankan daerah, fleksibilitas aturan terkait luas lahan gerai KDMPS, percepatan operasional koperasi, serta pendampingan manajemen bagi pengurus koperasi di tingkat gampong.
Selain itu, Forkom KDMPS juga mendorong penguatan sinergi koperasi desa syariah dengan berbagai program prioritas pemerintah, terutama di sektor distribusi pangan dan energi bersubsidi. Program tersebut antara lain kerja sama dengan Bulog, Pertamina, serta dukungan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyatakan dukungannya terhadap penguatan Forkom KDMPS sebagai bagian dari pelaksanaan program strategis nasional.
“Pemerintah Kota Banda Aceh mendukung penguatan Forkom KDMPS sebagai bagian dari upaya mempercepat pemberdayaan ekonomi masyarakat gampong. Koperasi desa memiliki peran penting dalam memastikan program-program strategis dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Illiza.
Illiza juga menekankan pentingnya integrasi KDMPS dengan berbagai program prioritas pemerintah agar keberadaan koperasi benar-benar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan setiap koperasi desa dapat terintegrasi dengan program lain seperti Makan Bergizi Gratis, distribusi pangan, dan energi bersubsidi, sehingga perputaran ekonomi benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat gampong,” tambahnya.
Sementara itu, Zulkarnain M. Isa menegaskan kesiapan Forkom KDMPS Kota Banda Aceh untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Banda Aceh dan seluruh pemangku kepentingan terkait.
“Kami memiliki jaringan hingga tingkat gampong, sumber daya manusia, dan komitmen. Forkom KDMPS siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mempercepat operasionalisasi koperasi desa syariah di seluruh Banda Aceh,” kata Abu Yusuf.
Ia berharap Pemerintah Kota Banda Aceh dapat memberikan dukungan konkret, baik dari sisi regulasi, pendampingan, akses permodalan, maupun sinergi program, agar KDMPS segera beroperasi optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Forkom KDMPS Kota Banda Aceh berharap audiensi tersebut menjadi langkah awal lahirnya dukungan konkret dari Pemerintah Kota Banda Aceh untuk mempercepat operasionalisasi KDMPS di seluruh gampong. Upaya itu dinilai penting untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat serta mendukung target nasional Program Koperasi Desa Merah Putih.[]






