BANDA ACEH – Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS), Haizir Sulaiman dengan Ketua Serikat Media Seluruh Indonesia (SMSI), Aldin Nainggolan membahas nasib perusahaan media massa di Aceh.
Ketua SMSI Aceh, menyorot tentang pertumbuhan dan perkembangan media lokal di Indonesia, khususnya di ProvinsiAceh, kenyataannya masih jauh tertinggal dibandingkan dengan pertumbuhan danperkembangan media nasional. Industri media massa lokal merupakan industri kreatif berskala UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah), yang masih membutuhkan dukungan pembiayaan dari pemerintah dan stakeholder lainnya.
“Kalau diibaratkan perusahaan media lokal itu, hidup, namun jalannya terseok-seok, akibat minimnya pendapatan,” ujar Aldin NL, Rabu (27/04/2022) di Banda Seafood Simpang Lima, Kota Banda Aceh.
Ia pun melihat bahwa permasalahan seperti ini menjadi penting kiranya, bila stakeholder khususnya Bank Aceh Syariah dan SMSI melakukan kampanye media tentang kondisi terkini perusahaan media di Aceh, untuk memberi gambaran yang lebih kondusif dan optimis tentang keberadaan perusahaan media yang ada di daerah ini.
Sekali lagi Aldin NL mempertanyakan apakah memungkinkan bagi perusahaan media mendapatkan kemudahan dari perbankan sehingga media massa di daerah ini, dapat terus hidup.
Mengapa? Dengan dukungan pembiayaan dari stakeholder, maka keberadaan perusahaan media lokal diyakini akan semakin baik, cepat dan akurat dalam menyediakan informasi kepada publik pembacanya, ujarnya.
Media harus fokus menyajikan berita yang berkualitas dan mampu berlomba menyajikan informasi secepatnya kepada para pembacanya.
Seiring dengan semakin beragamnya sektor ekonomi yang berkembang, maka keberadaan media massa sangat dibutuhkan untuk menyampaikan informasi tersebut kepada masyarakat, sebut Aldin dalam diskusi tersebut.
Dirut BA menyebutkan ada perbedaan antara media massa pers dan media sosial. Kedua media ini berbanding terbalik dengan tantangan dunia saat ini. Dan masyarakat harus dapat mencermatinya.
Menjawab tanya Ketua SMSI, Haizir Sulaiman mengatakan lagi bahwa seharusnya semua pihak menopang tumbuh kembang nya media massa.
“Kami bisa membantu, tapi maunya berkesinambungan. Jangan hanya satu bantuan saja, makanya kalau semua membantu, kan, media dapat terus menggeliat,” tegas Haizir Sulaiman sesaat sebelum mengakhiri diskusi yang dilanjutkan dengan buka puasa bersama pengurus dan anggota SMSI Aceh.






