Mediasatunews.com | MEULABOH – Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Aceh Barat di bawah Kementerian Sosial Republik Indonesia melakukan kunjungan ke MTs Harapan Bangsa (HBS) Meulaboh, Rabu (14/1). Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyampaikan sejumlah informasi penting terkait penyaluran bantuan pendidikan bagi siswa penerima manfaat di madrasah tersebut. Rabu 14 Januari 2026.
Berdasarkan data, jumlah siswa penerima bantuan dana PKH di MTs Harapan Bangsa Meulaboh tercatat sebanyak 40 orang yang tersebar di berbagai alamat dan tempat tinggal.
Ketua Tim (Katim) PKH Aceh Barat, Mawardi, bersama rombongan turun langsung ke lapangan guna memastikan tingkat kehadiran siswa penerima manfaat, kelengkapan atribut sekolah, serta prestasi belajar siswa. Hal tersebut menjadi acuan dasar dalam evaluasi dan keberlanjutan pemberian bantuan dana PKH yang telah dikucurkan selama ini.
Pendamping PKH Aceh Barat, Najmus Wathan, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan pemerintah melalui PKH diharapkan mampu memberikan nilai positif bagi siswa, khususnya dalam proses belajar mengajar (PBM). Ia menekankan bahwa siswa penerima bantuan harus menunjukkan komitmen dalam kehadiran, kedisiplinan, dan peningkatan prestasi akademik sebagai bentuk tanggung jawab atas bantuan yang diterima.
Sementara itu, Kepala MTs Harapan Bangsa Meulaboh menyampaikan bahwa seluruh materi dan arahan yang disampaikan oleh petugas PKH Aceh Barat dalam sesi edukasi akan ditindaklanjuti dan direalisasikan oleh siswa penerima manfaat. Pihak madrasah juga menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung program tersebut, serta berharap MTs HBS Meulaboh dapat dijadikan sebagai madrasah binaan khusus oleh PKH Aceh Barat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Barat, H. Abrar ZYM, S.Ag., M.H., mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada tim PKH Aceh Barat atas kunjungan dan kontribusi nyata yang telah diberikan. Menurutnya, peran aktif pendamping PKH sangat berdampak positif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Aceh Barat.






