Korpri Aceh Raih Emas di Cabor Catur Standar

Atlet Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Aceh, M Hendrik Friasayani, saat bertanding pada cabang olahraga catur kategori standar perorangan putra di Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) Korpri, Semarang. (Foto: dok. humas Aceh)

MEDIASATUNEWS | SEMARANG— Atlet Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Aceh, M Hendrik Friasayani, berhasil meraih medali emas pada cabang olahraga catur kategori standar perorangan putra di Pekan Olahraga Nasional (PORNAS) Korpri, Semarang, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Kontingen Korpri Aceh, Muhadi, SSTP, MA, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin, (17/7/2023).

Muhadi menyebutkan, kemenangan atlet catur Korpri Aceh itu diraih, setelah berhasil menaklukkan lawannya dari Korpri provinsi dan kementerian/lembaga dalam 7 babak pertandingan kategori standar perorangan.

“Dalam 7 babak pertandingan, atlet catur Aceh M Hendrik berhasil meraih kemenangan dalam lima babak dan dua babak lainnya remis (seri),” sebut Muhadi.

Muhadi mengatakan, kemenangan tersebut berhasil menempatkan Korpri Aceh sebagai juara pertama peraih medali emas. Sementara juara dua, tiga dan empat, secara berturut masing-masing diraih oleh Korpri Sulawesi Barat, Kementerian Agama dan Provinsi Gorontalo.

Sementara itu, M Hendrik Friasayani, merasa bersyukur bisa menyumbangkan medali emas untuk Korpri Aceh. Ia berharap dukungan semua pihak agar dapat kembali menyumbangkan medali untuk Aceh pada kategori catur cepat yang akan berlangsung dari 17-19 Juli 2023.

“Raihan emas ini sekaligus memperbaiki hasil yang saya raih pada Pornas Korpri ke-14 di Yogyakarta dimana saat itu saya mendapat 1 perunggu dan 1 perak di Pornas Korpri ke-15 di Bangka Belitung,” kata Hendrik.

Untuk diketahui, Korpri Aceh mengirim 34 atlet untuk mengikuti lima cabang lomba pada Pornas Korpri Jawa Tengah, yaitu, futsal sebanyak 10 atlet, tenis meja 5 atlet, tenis lapangan 8 atlet, bulu tangkis 6 atlet dan catur 5 atlet.

Pada cabang futsal, tim Korpri Aceh telah menyelesaikan pertandingan dengan maksimal dan berakhir di fase grup. Untuk tenis meja, tenis lapangan, bulu tangkis, dan catur masih terus berlangsung pada kategori lomba yang berbeda. []

Penulis: saiful anwarEditor: redaksi