Kasus Covid-19 Aceh Berfluktuasi, 90 Ribu Remaja Vaksinasi Dosis II

Kasus Covid-19 Aceh Berfluktuasi, 90 Ribu Remaja Vaksinasi Dosis II
Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdul Gani. (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH — Kasus konfirmasi baru Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) kian landai di Aceh, namun masih berfluktuasi yakni turun naik. Fluktuasi kasus konfirmasi baru tersebut terlihat pada catatan kasus harian maupun data mingguan. Sementara itu, kasus terbaru dilaporkan empat orang, sembuh empat orang, dan dua orang meninggal dunia.

“Kasus positif harian turun-naik  antara dua hingga lima kasus, namun kasus kumulatif pekan ini lebih rendah dibandingkan data pekan lalu,” kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani kepada awak media massa di Banda Aceh, Senin (15/11/2021).

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, jumlah kasus mingguan Covid-19 selama periode 25 – 31 Oktober 2021 bertambah sebanyak 37 orang. Sedangkan kasus mingguan periode 1 – 7 November 2021, penambahannya menjadi 40 orang. Sedangkan angka kumulatif kasus baru sepekan terakhir, periode 8 – 14 Agustus 2021, turun lagi menjadi 27 orang, katanya.

Juru bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, 27 orang yang terkonfirmasi  positif Covid-19 dalam sepekan terakhir meliputi warga Aceh Utara dan Banda Aceh sama-sama lima orang. Kemudian warga Aceh Besar dan Nagan Raya masing-masing empat orang.

Selanjutnya warga  Lhokseumawe dan Pidie Jaya masing-masing dua orang. Sedangkan warga Aceh Timur, Bireuen, Aceh Barat, Aceh Barat Daya, dan warga Aceh Selatan, masing-masing satu orang, rinci SAG.

Cakupan vaksinasi

Sementara itu, lanjutnya, hingga 14 November 2021 sebanyak 90.012  remaja Aceh sudah melakukan vaksinasi dosis II Covid-19, atau sekitar 15,6 persen dari target sasaran yang mencapai 577.015 orang. Sementara remaja yang telah melakukan vaksinasi dosis pertama sebanyak 183.101 orang, atau sekitar 31,7 persen.

SAG juga merinci cakupan vaksinasi Covid-19 kelompok sasaran lainnya di Aceh. Vaksinasi dosis I di kalangan tenaga kesehatan (Nakes) sebutnya sudah 64.629 orang, atau 114,4 persen dari target awal  56.470 orang. Nakes yang sudah vaksinasi dosis II sebanyak 57.439 orang, atau 101,7 persen, dan dosis II sebanyak 29.159 orang, atau 51,6 persen.

Kemudian vaksinasi di kalangan usia (Lansia) lanjut di Aceh.  Lansia yang telah mendapatkan vaksinasi dosis I sudah sebanyak 45.758 orang atau 13,5 persen dari target sasaran 339.125 orang. Sementara Lansia yang telah vaksinasi dosis II sebanyak 20.531 orang atau 6,1 persen.

Selanjutnya, petugas pelayan publik. Petugas pelayanan publik yang merupakan target vaksinasi Covid-19 di Aceh sebanyak 478.489 orang. Vaksinasi dosis I sudah diberikan kepada 315.268 orang, atau sekitar 65,9 persen. Sedangkan petugas publik yang telah menuntaskan vaksinasi dosis II sebanyak 224.179 orang, atau 46,9 persen.

Kelompok sasaran terakhir, kata SAG, masyarakat rentan dan masyarakat umum yang mencapai 2.277.792 orang. Vaksinasi dosis I telah dilakukan oleh sebanyak 773.657 orang, atau sekitar 30 persen, dan dosis II sudah dituntaskan oleh sebanyak 358.293 orang atau 13,9 persen, urai SAG lagi.

Selanjutnya ia mengatakan, total sasaran vaksinasi Covid-19 bagi penduduk Aceh mencapai 4.028.891 orang. Vaksinasi dosis I sudah diberikan kepada 1.382.413 orang atau sekitar 34,3 persen, dan dosis II sudah diterima oleh 750.454 orang, atau sekitar 18,6 persen, katanya.

Ia berharap masyarakat yang telah menjadi target vaksinasi Covid-19 tidak menunda-nunda kesempatan yang ada karena vaksin Covid-19 belum tentu tersedia di saat kita butuhkan. Selagi stock vaksin tersedia maka bergegaslah ke Puskesmas atau ke posko vaksinasi massal yang digelar di banyak lokasi.

“Vaksinasi sekarang juga supaya Aceh dapat mencapai kekebalan kelompok sesuai yang ditargetkan,” demikian SAG.