JARI Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri atas Komitmen Berantas Jaringan Narkoba

JARI Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri atas Komitmen Berantas Jaringan Narkoba

Jakarta – Jaringan Advokasi Rakyat Indonesia (JARI) memberikan apresiasi kepada Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri atas komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di Indonesia. Apresiasi tersebut disampaikan Ketua JARI, Safaruddin, dalam keterangan tertulis, Jumat (31/7).

Menurut Safaruddin, di bawah kepemimpinan Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri berhasil mengungkap sejumlah jaringan narkotika internasional maupun domestik, sekaligus menggagalkan berbagai modus penyelundupan narkoba.

JARI mencatat sejumlah pengungkapan besar yang dilakukan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, di antaranya penyitaan 325 kilogram sabu di Lhokseumawe, Aceh, pengungkapan jaringan Malaysia dengan barang bukti 47,4 kilogram sabu dan 15 kilogram ketamin, serta penggagalan penyelundupan sabu di sejumlah pintu masuk Indonesia, termasuk melalui Pelabuhan Bakauheni.

Selain itu, aparat juga berhasil mengungkap modus baru penyelundupan narkoba dengan cara menyembunyikan barang bukti di dalam tubuh pelaku melalui anus untuk mengelabui petugas bandara.

“Apresiasi ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Berbagai pengungkapan jaringan narkotika internasional dan domestik tersebut telah menyelamatkan ribuan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” kata Safaruddin.

Safaruddin juga menilai komitmen Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dalam menindak pelaku tanpa pandang bulu menjadi bukti keseriusan institusi tersebut dalam penegakan hukum. Menurutnya, anggota kepolisian yang terbukti terlibat dalam penyalahgunaan narkoba juga diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Komitmen untuk menindak siapa pun yang terlibat, termasuk personel internal, menjadi langkah positif yang semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dalam pemberantas narkoba,” ujarnya.

Menanggapi apresiasi tersebut, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, menyampaikan terima kasih atas dukungan dari JARI. Ia mengatakan dukungan masyarakat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dari JARI. Bersama seluruh rakyat Indonesia, mari kita perangi narkoba yang merusak bangsa dan negara. Atas perintah pimpinan Polri, kami akan terus menjalankan tugas pencegahan, penyelidikan, dan pemberantasan tindak pidana narkotika di Indonesia,” ujar Eko.

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, sebelumnya juga menyampaikan dukungannya terhadap penguatan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Melalui unggahan di media sosialnya, Nasir mendorong pemerintah agar memperkuat sumber daya manusia dan anggaran operasional guna mendukung pemberantasan tindak pidana narkotika.

Ia juga menegaskan pentingnya penelusuran aliran dana hasil kejahatan narkotika melalui penindakan terhadap tindak pidana pencucian uang (TPPU), sebagai bagian dari strategi memutus jaringan peredaran narkoba di Indonesia.

Penulis: PutraEditor: Redaksi