Kualitas Udara Memburuk, Mahasiswa IPMS Bagikan Masker

Kualitas Udara Memburuk, Mahasiswa IPMS Bagikan Masker

Mediasatunews.com | Aceh Barat – Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Samatiga (IPMS) membagikan masker kepada pengguna jalan lintas nasional Meulaboh–Banda Aceh, Sabtu pagi, (24/01/26). Aksi sosial ini dilakukan sebagai upaya pencegahan dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat.

Dalam sepekan terakhir, kondisi kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla di Kabupaten Aceh Barat dilaporkan semakin memburuk. Tidak hanya meluasnya area lahan gambut yang terbakar, kabut asap akibat Karhutla juga telah menurunkan kualitas udara dan berisiko terhadap kesehatan warga.

Salah seorang mahasiswi IPMS, Aprilia, mengatakan aksi pembagian masker ini dilakukan karena kondisi asap kebakaran lahan sudah sangat mengkhawatirkan.

“Kami terpanggil melakukan aksi pembagian masker pagi ini karena kondisi asap akibat kebakaran lahan sudah sangat terlihat dan membahayakan,” ujar Aprilia.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi kepada masyarakat dan pengguna jalan bahwa kualitas udara saat ini tidak dalam kondisi aman. Selain itu, aksi tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi pemerintah agar lebih serius memperhatikan dampak Karhutla terhadap masyarakat.

Dampak kabut asap bahkan telah memaksa satu sekolah dasar di Desa Suak Raya, Kecamatan Johan Pahlawan, meliburkan aktivitas belajar mengajar karena tebalnya asap Karhutla.

Aprilia juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.

“Kami berharap masyarakat tidak lagi membuka kebun dengan cara membakar lahan. Kondisi cuaca saat ini sangat berisiko memicu bencana Karhutla,” tegasnya.

Sementara itu, Yusra, salah seorang pengguna jalan, mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan para mahasiswa tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat untuk mengurangi risiko terpapar asap Karhutla.

“Aksi seperti ini sangat bagus dan patut dicontoh. Di tengah kondisi kabut asap seperti sekarang, upaya pencegahan sangat dibutuhkan agar dampaknya tidak meluas ke masyarakat,” ujar Yusra.

Penulis: PutraEditor: Redaksi