Mediasatunews.com | Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM diwakili oleh Sekda Dr. Ir. Kurdi, ST, MT, MH memimpin kegiatan Pra-Rapim terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Bantuan Khusus Keuangan (BKK) di Aula Dinas PUPR setempat pada Rabu (9/9/2026).
Kurdi mengatakan, pada tahun 2026 terdapat sebanyak 39 paket kegiatan di Kabupaten Aceh Barat yang anggarannya bersumber dari DAK dan BKK Provinsi, dengan jumlah anggaran yang berbeda-beda.
“Dari DAK sendiri kita ada pagu sekitar Rp21,5 miliar dan dari BKK Provinsi ada pagu sekitar Rp10 miliar. Sampai hari ini progres keuangan itu ada di posisi 30,6 persen yang melibatkan sebanyak enam SKPK,” kata Kurdi.
Dari enam SKPK tersebut, kata Kurdi, terdapat tiga SKPK yang realisasi keuangannya sudah berada pada posisi kuning menuju hijau, yakni berkisar antara 40 hingga 50 persen. Sementara tiga SKPK lainnya masih berstatus merah.
“Harapan kita karena DAK ini punya kekhususan di dalam sumber pembiayaan, termasuk BKK, seluruh OPD ini bisa menyelesaikan, baik melalui transfer keuangan dari KPKN ke kita yang saat ini sudah tahap dua, dan kita harapkan tahap tiga bisa selesai,” katanya.
Kurdi menegaskan, percepatan realisasi dan progres keuangan DAK serta BKK Aceh Barat tahun 2026 harus segera dilakukan melalui percepatan pelaksanaan fisik dan penguatan kolaborasi antar-SKPK.






