Mediasatunews.com | Banda Aceh – Pemerintah Aceh memberikan penghargaan kepada 57 insan olahraga yang dinilai memiliki prestasi serta kontribusi terhadap perkembangan olahraga di Aceh.
Pemberian penghargaan itu berlangsung dalam Malam Penganugerahan Insan Olahraga Berprestasi Aceh, bagian dari rangkaian peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026, di Hall Serbaguna Komplek Stadion Harapan Bangsa (SHB), Lhong Raya, Banda Aceh, Sabtu (12/9/2026) malam.
Tak hanya individu, penghargaan juga diberikan kepada empat organisasi olahraga yang dianggap turut berperan dalam mendorong kemajuan olahraga di Aceh.
Puluhan penerima penghargaan tersebut berasal dari berbagai bidang keolahragaan. Mereka terdiri atas pelaku olahraga, pembina, penggerak, hingga organisasi yang selama ini berkontribusi dalam pengembangan olahraga di Aceh.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat Setda Aceh, Drs Syakir MSi, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk penghormatan pemerintah kepada mereka yang telah mengukir prestasi maupun memberikan pengabdian bagi olahraga Aceh.
Syakir menilai keberhasilan di bidang olahraga tidak dapat dilepaskan dari proses panjang. Prestasi atlet, menurutnya, merupakan hasil dari latihan yang konsisten, pembinaan berkelanjutan, dukungan pelatih, serta keterlibatan banyak pihak.
Karena itu, pemerintah memberikan apresiasi kepada para insan olahraga yang telah menunjukkan dedikasi dan prestasinya, sekaligus ikut membangun ekosistem olahraga di Aceh.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Apa yang telah Bapak, Ibu, Saudara, dan Saudari lakukan merupakan bagian penting dari perjalanan olahraga Aceh. Jadikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian yang telah diberikan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus berbuat lebih banyak bagi kemajuan olahraga Aceh,” ujarnya.
Syakir menambahkan, perhatian pemerintah terhadap olahraga tidak sebatas mengejar prestasi atlet. Pengembangan olahraga masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya membangun masyarakat Aceh yang sehat dan aktif.
“Kita ingin melahirkan lebih banyak atlet berprestasi, tetapi pada saat yang sama kita juga ingin memastikan bahwa masyarakat Aceh semakin aktif bergerak dan semakin bugar. Sebab, olahraga yang maju bukan hanya ditandai dengan banyaknya medali yang diraih, tetapi juga dengan semakin sehat dan aktifnya masyarakat,” jelasnya.
Haornas Jadi Momentum
Kepala Dispora Aceh, T Banta Nuzullah, mengatakan peringatan Haornas 2026 harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk memperluas budaya olahraga di tengah masyarakat.
Ia menyebut olahraga memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar mengejar kemenangan dalam kompetisi. Aktivitas olahraga juga berperan dalam menjaga kebugaran sekaligus membangun kebersamaan dan memperkuat persaudaraan.
Menurutnya, semangat bersama dalam mengembangkan olahraga di Aceh diharapkan dapat melahirkan lebih banyak atlet yang mampu mengukir prestasi. Di sisi lain, budaya olahraga juga perlu terus ditanamkan agar menjadi bagian dari keseharian masyarakat.
“Dengan semangat kebersamaan, kita berharap akan lahir semakin banyak atlet berprestasi dan semakin banyak masyarakat Aceh yang menjadikan olahraga sebagai bagian daripada gaya hidup sehat,” ujarnya.
Dalam penganugerahan tahun ini, penerima penghargaan terbagi dalam sejumlah kategori. Sebanyak 45 orang menerima penghargaan sebagai pelaku olahraga, tujuh orang sebagai pembina olahraga, dan lima orang sebagai penggerak olahraga.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada empat organisasi olahraga yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan olahraga Aceh. []






