Mediasatunews.com | Banda Aceh – Sugeng Warisno, mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh, meraih predikat Lulusan Terbaik Universitas pada Wisuda Gelombang I dan II Tahun 2026.
Mahasiswa asal Desa Alur Cantik, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang itu mencatat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,96 dengan predikat cum laude dan menyelesaikan studinya dalam waktu 3,74 tahun. Capaian tersebut menjadikannya pemilik IPK tertinggi di antara seluruh lulusan terbaik jenjang sarjana (S1) dari sembilan fakultas di UIN Ar-Raniry.
Sugeng lahir pada 1 Juli 2004. Ia merupakan putra dari Abdul Hamid, seorang penjaga sekolah di MTs dan MAS Yaspendi Sungai Iyu, serta Siti Delima, ibu rumah tangga yang turut membantu perekonomian keluarga dengan bekerja di sawah.
Empat tahun lalu, Sugeng datang ke Banda Aceh dengan dukungan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Selama menempuh pendidikan, ia juga bekerja sebagai guru les privat mengaji, tahfiz Al-Qur’an, dan calistung bagi anak-anak usia dini untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup.
Di tengah kesibukannya, Sugeng tetap mampu mempertahankan prestasi akademik. Ia tercatat tiga kali berturut-turut meraih predikat Mahasiswa Berprestasi (Mapres) mulai dari tingkat fakultas hingga universitas pada periode 2023–2024.
Selain berprestasi di bidang akademik, Sugeng juga aktif mengikuti berbagai kompetisi dan kegiatan organisasi. Sejumlah prestasi yang pernah diraih antara lain Juara I Putra Budaya Indonesia Intelegensia, Putra Budaya Aceh, Juara I Syarhil Qur’an Nasional di IAIN Palangka Raya pada 2024, Medali Emas Olimpiade Sejarah Nasional 2023, Juara I Musabaqah Hifzil Qur’an (MHQ) 5 Juz tingkat Provinsi Aceh, Duta Penggerak Literasi Indonesia Terfavorit Putra, serta Wakil I Duta Wisata Kabupaten Aceh Tamiang 2025.
Dalam organisasi kemahasiswaan, Sugeng dipercaya menjabat Ketua Umum Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Ar-Risalah UIN Ar-Raniry periode 2025–2026. Ia juga menjabat Ketua Ikatan Putra Putri Budaya Aceh serta aktif di sejumlah organisasi, seperti Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), PERMATA, dan IMABID. Saat ini, ia tercatat sebagai kader aktif PD KAMMI Banda Aceh.
Selain itu, Sugeng kerap menjadi narasumber dalam berbagai kegiatan, mulai dari siaran di RRI Banda Aceh, dialog publik, talkshow kebudayaan, kajian keislaman, hingga kegiatan motivasi bagi mahasiswa penerima beasiswa KIP-K. Ia juga pernah menerima penghargaan sebagai Relawan Terbaik dalam misi tanggap darurat banjir Aceh bersama Yayasan Kesejahteraan Madani (Yakesma) Aceh.
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., berharap para lulusan terbaik dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap para lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Sementara itu, ibunda Sugeng, Siti Delima, mengaku bersyukur atas capaian yang diraih putranya.
“Kami tidak pernah menuntut apa-apa. Kami hanya berharap ia menjadi anak yang saleh dan bermanfaat bagi banyak orang. Alhamdulillah, Allah mengabulkan doa kami,” katanya.
Bagi Sugeng, keberhasilan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan. Ia berkomitmen untuk terus melanjutkan pendidikan dan mengembangkan diri.
“Diam adalah musuh terbesar perubahan. Teruslah bergerak dan percayakan proses kepada Allah. Tidak ada satu pun tetes keringat yang sia-sia jika disertai niat yang baik,” ujarnya.
Saat ini, Sugeng tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi ke jenjang magister (S2) melalui program Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.[]
