Sekjen DPD RI Kunjungi Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Sekjen DPD RI Kunjungi Masjid Raya Baiturrahman Aceh

Mediasatunews.com | Banda Aceh – Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh menerima kunjungan silaturahmi Sekretaris Jenderal DPD RI, Komjen Pol. Drs. Muhammad Iqbal, bersama rombongan di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Minggu (24/5/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, beserta jajaran. Hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekretariat Jenderal DPD RI, Ny. Nindya M. Iqbal, IJP Hermansyah, bersama Ny. Ani Hermansyah dan rombongan lainnya.

Rombongan disambut oleh Wakil Imam Besar I Masjid Raya Baiturrahman, Abi Ishak Lamkawe; Wakil Imam Besar II, Abuya Habibie Waly; Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Aprilizar, Kepala Humas, Dr. H. Said Mulyadi, serta jajaran pengurus dan kehumasan masjid.

Dalam pertemuan tersebut, berlangsung silaturahmi dan diskusi mengenai sejarah serta perkembangan Masjid Raya Baiturrahman yang dipaparkan oleh Abuya Habibie Waly. Rombongan juga memperoleh penjelasan terkait peran strategis Masjid Raya Baiturrahman sebagai pusat syiar Islam, destinasi wisata religi, sekaligus ikon peradaban Islam di Aceh.

Sekretaris Jenderal DPD RI, Muhammad Iqbal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh pengelola Masjid Raya Baiturrahman. Ia juga mengungkapkan penghargaan atas cenderamata dan buku sejarah Masjid Raya Baiturrahman yang diterimanya dalam kunjungan tersebut.

“Kami mengapresiasi sambutan yang sangat baik dari pengelola Masjid Raya Baiturrahman. Informasi mengenai sejarah dan perkembangan masjid ini sangat berharga serta menambah wawasan tentang peran pentingnya dalam perjalanan peradaban Islam di Aceh,” ujarnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, tertib, dan penuh kekeluargaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara jajaran Sekretariat Jenderal DPD RI dan pengelola Masjid Raya Baiturrahman Aceh sekaligus memperkuat sinergi dalam pengembangan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan di Aceh.[]

Exit mobile version