Mediasatunews.com | Jantho – Pengurus Daerah (PD) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh Besar menggelar Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) bertema “Membangun Daya Gagas, Menguatkan Aksi Nyata: KAMMI Garda Terdepan Perubahan Bangsa” di Balai Ibadurrahman, Gampong Lamreung, Aceh Besar, Minggu (14/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Pengurus Wilayah (PW) KAMMI Aceh, PD KAMMI Banda Aceh, komisariat KAMMI se-Aceh Besar dan Banda Aceh, organisasi kepemudaan (OKP) se-Aceh Besar, serta Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Aceh Besar.
Ketua panitia yang juga Sekretaris Jenderal KAMMI Aceh Besar, Agam Aruna, mengatakan RAPIMDA menjadi momentum mempererat silaturahmi antar kader sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Sementara itu, Ketua KAMMI Aceh Besar, Wudda Fauzan, menyampaikan kepengurusan KAMMI Aceh Besar telah berjalan lebih dari satu tahun dan akan memasuki akhir masa kepengurusan dalam beberapa bulan mendatang.
Menurutnya, berbagai program organisasi selama periode tersebut berjalan dengan baik, baik dalam aspek kaderisasi maupun pengawalan isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat.
“KAMMI Aceh Besar akan terus berkomitmen merekrut kader baru serta memastikan komisariat tetap hidup dan aktif dalam mendampingi serta mengawal mahasiswa di kampus maupun masyarakat di daerah,” ujarnya.
Wudda juga menegaskan komitmen KAMMI Aceh Besar dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.
“KAMMI Aceh Besar akan mengkritik pemerintah apabila kebijakannya tidak berpihak kepada rakyat. Sebaliknya, kami akan memberikan apresiasi apabila kebijakan tersebut membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PW KAMMI Aceh, Syauqi Umardian, menyampaikan KAMMI Aceh Besar memiliki posisi strategis sebagai salah satu penunjang utama kaderisasi di wilayah ibu kota provinsi.
Karena itu, ia berharap KAMMI Aceh Besar terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat solidaritas organisasi dan meningkatkan kualitas kaderisasi.
Arahan juga disampaikan Pembina KAMMI Aceh Besar, Zulfikar Aziz. Ia menekankan pentingnya peran KAMMI dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Aceh Besar.
Menurutnya, kader KAMMI harus peka terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang sehingga mampu menghadirkan solusi dan kontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat
“RAPIMDA ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi untuk merumuskan rekomendasi strategis yang dapat memberikan dampak positif bagi kader di tingkat bawah serta menjadi arah gerak organisasi yang lebih baik ke depan,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Zulfikar Aziz secara resmi membuka kegiatan RAPIMDA KAMMI Aceh Besar.
Melalui forum tersebut, diharapkan lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan langkah strategis yang mampu memperkuat peran KAMMI Aceh Besar sebagai organisasi kader yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta konsisten mengawal perubahan demi kemaslahatan Aceh Besar.[]
