Mediasatunews.com | Banda Aceh – Masjid Raya Baiturrahman Aceh melalui UPT Pengelola Masjid Raya Baiturrahman bersama Pemerintah Aceh dan Dinas Syariat Islam Aceh mengajak masyarakat untuk menyemarakkan Pawai Syiar Muharram 1448 H/2026 M sebagai rangkaian peringatan Tahun Baru Islam.
Kegiatan tersebut akan digelar pada Selasa (16/6/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, dengan titik awal di Lapangan Blang Padang dan berakhir di Masjid Raya Baiturrahman Aceh.
Pawai mengusung tema “Semarak Muharram, Menguatkan Ukhuwah, Menebar Syiar Islam”. Kegiatan ini dirancang sebagai media syiar Islam yang melibatkan generasi muda sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan semangat hijrah di tengah masyarakat.
Sebanyak 50 grup peserta dari jenjang PAUD/TK, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/SMK akan turut memeriahkan pawai tersebut.
Kepala UPT Pengelola Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Aprilizar, mengatakan seluruh persiapan teknis telah dilakukan bersama lintas instansi guna memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, aman, dan khidmat.
“Pawai Syiar Muharram ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan syiar Islam yang melibatkan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Kami mengajak seluruh sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini dengan menjaga ketertiban, kenyamanan, serta semangat kebersamaan,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).
Ia menjelaskan peserta tingkat PAUD/TK akan menempuh rute Lapangan Blang Padang–Pendopo Gubernur–Museum Aceh.
Sementara peserta tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK akan melalui rute Lapangan Blang Padang–Simpang Jam–Pendopo Gubernur–melintasi area pintu menara Masjid Raya Baiturrahman–Jembatan Pante Pirak–Simpang Lima–Jalan Sri Ratu Safiatuddin (Kodam)–Rex Peunayong–Jembatan Peunayong–Merduati (PLN)–Pasar Aceh–dan finis di Pintu Utara Masjid Raya Baiturrahman Aceh.
Panitia juga menyiapkan hadiah senilai Rp40.050.000 bagi para pemenang serta uang pembinaan sebesar Rp25.000.000 untuk seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi dalam menyampaikan pesan-pesan syiar Islam.
Kriteria penilaian meliputi kesesuaian tema Muharram, kreativitas, inovasi, kekompakan, serta penampilan bernuansa Islami.
Sementara itu, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Aceh, Abu H. Muhammad Ali atau yang dikenal dengan sebutan Abu Paya Pasi, mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 H sebagai sarana refleksi dan penguatan nilai-nilai hijrah dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum Muharram bukan hanya pergantian angka dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperbarui niat, memperkuat ukhuwah, dan memperbanyak amal kebajikan. Mari hadir dan ramaikan pawai ini dengan semangat syiar serta menjadikan Muharram sebagai titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Selain pawai, Pemerintah Aceh juga akan menggelar Malam Muhasabah Peringatan 1 Muharram 1448 H di Masjid Raya Baiturrahman Aceh pada Minggu malam (15/6/2026) setelah salat Isya. Kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi dan penguatan spiritual dalam menyambut tahun baru Hijriah.
Masyarakat juga diimbau menjaga ketertiban lalu lintas, mematuhi arahan petugas, serta menjaga kebersihan kota agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, nyaman, dan khidmat.[]
