Hari Jadi ke-27 Simeulue, Bupati Paparkan Capaian Pembangunan dan Program Prioritas

Hari Jadi ke-27 Simeulue, Bupati Paparkan Capaian Pembangunan dan Program Prioritas

Mediasatunews.com | Sinabang – Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris memaparkan capaian pembangunan dan sejumlah program prioritas pemerintah daerah dalam pidato peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Simeulue di Lapangan Pendopo Kabupaten Simeulue, Rabu (14/10/2026).

Dalam pidatonya, Nasrun menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah menjalankan berbagai program lintas sektor di tengah penyesuaian anggaran dan defisit keuangan pada awal pemerintahan MONAS-NUSAR. Ia juga menyebutkan bahwa defisit tersebut telah berhasil diatasi pada tahun ini.

Di sektor pendidikan, pemerintah daerah melaksanakan revitalisasi sekolah dasar dan menengah. Simeulue juga meraih peringkat pertama dalam kategori akses penduduk terhadap layanan pendidikan tingkat daerah berprestasi, dengan dukungan bantuan pemerintah pusat sebesar Rp2 miliar.

Sementara itu, di sektor pekerjaan umum, pemerintah daerah memprioritaskan peningkatan akses jalan Nasreuhe–Lewak–Sibigo serta pemeliharaan jalan dan jembatan.

Di sektor kelautan dan perikanan, Simeulue memperoleh alokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di 10 lokasi yang saat ini sedang dikerjakan. Adapun di sektor pertanian, pemerintah daerah mendapatkan program Cetak Sawah Rakyat dan Optimalisasi Lahan (OPLAH). Sektor perkebunan juga memperoleh program pengembangan kelapa genjah seluas 200 hektare.

Selain itu, pemerintah daerah menjalankan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh desa di Kabupaten Simeulue.

Untuk agenda pembangunan selanjutnya, pemerintah daerah mengusulkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, peningkatan akses jalan dan jembatan, peremajaan kelapa rakyat seluas 1.300 hektare, serta pembangunan Sekolah Rakyat berasrama secara gratis bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem atau prasejahtera.

Nasrun mengatakan berbagai usulan tersebut akan terus diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Aceh.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Simeulue membutuhkan kesinambungan program, dukungan lintas pemerintahan, dan partisipasi masyarakat. Upaya tersebut diarahkan untuk mewujudkan Simeulue yang maju, hebat, dan bermartabat, sekaligus mengembangkan daerah itu sebagai pusat pertumbuhan ekonomi biru pada 2030.[]