Banda Aceh – Gelaran akbar Ekstrakurikuler Milad dan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) antar Wilayah I Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Darussa’adah Aceh resmi dibuka pada Jumat (26/6/2026) malam.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Dayah Aceh berkolaborasi dengan YPI Darussa’adah Aceh tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 26-30 Juni 2026, di Kompleks YPI Asjadi Darussa’adah Kayee Raya, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.
Proses opening ceremony atau pembukaan acara berjalan dengan khidmat dan megah. Rangkaian acara diawali dengan penampilan syahdu tim hadrah dari grup binaan YPI Darussa’adah Teupin Raya.
Kemudian, suasana kental budaya Aceh langsung terasa ketika seorang santri Darussa’adah melantunkan syair saleum seumapa sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan kepada para tamu yang hadir.
Prosesi pembukaan tersebut kemudian disempurnakan dengan upacara pengibaran bendera MTQ serta penampilan defile kafilah.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) YPI Darussa’adah Pusat, Tgk H Musri M Ali, mengatakan pelaksanaan Milad dan MTQ Darussa’adah merupakan agenda tahunan yang bertujuan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan di lingkungan dayah.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan MTQ Darussa’adah akan dilaksanakan secara bergantian. Pada tahun genap, kegiatan digelar di masing-masing wilayah, sedangkan pada tahun ganjil seluruh keluarga besar Darussa’adah akan berkumpul dalam satu lokasi.
“Inilah esensi atau tujuan dari pelaksanaan Milad dan MTQ Darussa’adah. Menjadi tempat untuk kita berkumpul, bersilaturahmi, meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan para santri, dan menguatkan ukhuwah Islamiyah antar sesama,” ujar Tgk Musri.
Tgk Musri juga memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar YPI Darussa’adah terus berkembang dan mampu melahirkan generasi Islam yang berkualitas.
“Kami mohon dukungan dan doa dari seluruh kaum muslimin. Doakan Darussa’adah ini semakin jaya sesuai dengan filosofi logo yang dibuat oleh almarhum Abu di Teupin Raya. Di tengah logo terdapat Gunung Jabal Nur sebagai simbol harapan agar Darussa’adah terus menjulang tinggi dan memberi cahaya bagi umat,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemberdayaan Santri Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Effendi SE MM, menyampaikan bahwa kegiatan ekstrakurikuler yang rutin digelar setiap tahun ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kompetensi santri.
“Kegiatan ekstrakurikuler ini bertujuan menyediakan ruang bagi santri Dayah Darussa’adah untuk mengekspresikan dan mengaktualisasikan diri,” ujarnya.
Ia mengatakan, melalui berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan, para santri diharapkan mampu meningkatkan kemampuan dan prestasi di bidang Al-Qur’an, keilmuan Islam, bahasa, serta seni Islam.
Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, sportif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam, sekaligus mengembangkan bakat, minat, dan kreativitas santri melalui kegiatan ekstrakurikuler yang positif.
“Kegiatan ini juga diharapkan semakin memperkuat kecintaan para santri terhadap Al-Qur’an dan tradisi keilmuan dayah, sekaligus mendukung program Pemerintah Aceh dalam pengembangan pendidikan dayah serta mencetak sumber daya manusia yang Islami, unggul, dan berkarakter,” katanya.
Effendi juga mengapresiasi tingginya antusiasme seluruh pihak terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia kemudian mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai ajang untuk menunjukkan kualitas santri Aceh kepada masyarakat luas.
“Kepada seluruh santri dan pimpinan dayah, mari kita manfaatkan momentum ekstrakurikuler ini dengan sebaik-baiknya, terutama untuk memberi kabar kepada dunia bahwa santri Aceh itu ada dan akan terus ada di negeri ini sepanjang zaman. Santri Aceh bukan hanya berkhidmat kepada agama, tetapi juga berkontribusi bagi negeri,” tuturnya.
Effendi juga berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan kebersamaan selama mengikuti perlombaan tersebut.
“Kami berharap setiap peserta dapat menjaga kebersamaan serta menampilkan karya dan kemampuan terbaik dengan penuh dedikasi. Ingatlah, kemenangan sejati bukan hanya pada piala, melainkan pada pengalaman berharga yang akan menemani perjalanan hidup. Teruslah berusaha, berikan yang terbaik, dan jadikan perlombaan ini sebagai jalan menuju masa depan yang lebih gemilang,” pungkasnya.
Diikuti Ratusan Santri Darussa’adah
Ketua Panitia Pelaksana, Tgk Abdullah SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa Milad dan MTQ ke-58 antar Wilayah I YPI Darussa’adah Aceh ini digelar selama lima hari lima malam dengan mempertandingkan berbagai cabang perlombaan keagamaan sebagai sarana meningkatkan kualitas intelektual, spiritual, dan kompetensi santri.
Cabang yang diperlombakan meliputi Tilawah Al-Qur’an, pidato empat bahasa (Bahasa Indonesia, Arab, Inggris dan Aceh), Syahril Qur’an, Tafsir Al-Qur’an dalam bentuk nazam Karya Abu di Teupin Raya, Qira’atul Kutub atau lomba membaca kitab kuning, serta Fahmil Qur’an atau cerdas cermat.
“Kegiatan ini diikuti ratusan para santri dari 40 unit dayah dari total 53 unit YPI Darussa’adah yang berada di wilayah I meliputi Pidie dan Pidie Jaya,” kata Tgk Abdullah.
Tgk Abdullah mengungkapkan bahwa pelaksanaan Milad dan MTQ ke-58 antar Wilayah I YPI Darussa’adah Aceh mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Anggota DPR Aceh Tgk H Anwar Ramli SPd MM, Pemkab Pidie dan Pidie Jaya, unit-unit YPI Darussa’adah dari Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya, para kaum ansar Darussa’adah, simpatisan hingga masyarakat setempat.
Di akhir laporannya, Tgk Abdullah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik berupa tenaga, pikiran, materi, maupun doa.
“Semoga seluruh kebaikan yang telah diberikan menjadi amal saleh yang diterima Allah Swt,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pidie Jaya, H Sibral Malasyi MA, Pimpinan Pusat YPI Darussa’adah, Asisten I Sekretaris Daerah (Setda) Pidie Jaya, Kepala Bidang Pemberdayaan Santri Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Kasi Pembinaan Santri Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Wakil Bupati Pidie Jaya Periode 2009-2014, H Muhammad Yusuf Ibrahim, Wakil Bupati Pidie Periode 2012-2017, H Muhammad Iriawan SE, unsur MPU Pidie Jaya dan Pidie, unsur Forkopimda Pidie dan Pidie Jaya, Keuchik se-Kecamatan Bandar Baru, para imam masjid, pimpinan dayah, para tamu undangan serta ribuan masyarakat setempat. []
