Wujud Syukur Nikmat Allah, Masyarakat Nelayan Aceh Barat Gelar Khanduri Laot

Wujud Syukur Nikmat Allah, Masyarakat Nelayan Aceh Barat Gelar Khanduri Laot
Foto: Dok. Diskominsa Aceh Barat

ACEH BARAT – Masyarakat Nelayan Pesisir Aceh Barat melaksanakan peringatan Khanduri Laot yang digelar di jalan Sudirman Desa Pasar Aceh, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Kamis, 24 Maret 2022.

Peringatan Khanduri laot ini sebagai wujud syukur masyarakat nelayan atas berlimpahnya rezeki yang diberikan oleh Allah yang maha kuasa.

“Peringatan yang digelar setiap tahun ini untuk memperkuat eksistensi Lembaga Hukom Adat Panglima Laot,” kata Sekda Aceh Barat, Marhaban SE saat menyampaikan pidato Bupati Aceh Barat H Ramli MS.

“Pemerintah Aceh Barat mendukung kegiatan Khanduri Laot oleh Panglima Laot karena ini sangat kental dengan adat dan budaya serta kearifan lokal,” ujar Marhaban.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Majelis Adat Aceh Kabupaten Aceh Barat, Tgk H Mawardi Nyakman mengatakan, dirinya senang dapat berkumpul dengan para nelayan dan Panglima Laot.

Dikatakan Mawardi, Aceh Barat merupakan salah satu daerah dengan banyak kandungan sumber daya alam melimpah, menurutnya hal ini harus disyukuri bersama.

“Ini semua tentu karena Allah telah menanamkan iman dan taqwa kepada rakyat kita,” tuturnya.

Dalam laut yang luas, sebut Ketua MAA, banyak pelajaran yang dapat diambil sebagaimana luasnya lautan. Banyak hal, terutama kebaikan-kebaikan yang ada dilaut dan juga bisa jadi hal buruk namun itu bisa disortir.

“Keburukan pasti akan ditolak lagi ke daratan, begitulah filosofi laut yang harus kita jadikan introspeksi bersama,” tandasnya.

Pengalima Laot Lhok Padang Sirahet mengajak pemangku kepentingan untuk melestarikan hukum adat sesuai Qanun Aceh Nomor 10 Tahun 2008 tentang Kelembagaan Adat.

“Secara garis besar, Panglima Laot mempunyai peran untuk menjaga Hukom Adat Laot, salah satu tugasnya menentukan hari pantang melaut bagi para nelayan,” ucapnya.

Exit mobile version