Mediasatunews.com | Meulaboh – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Medika Seramoe Barat sukses melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Penguatan Literasi Kesehatan Reproduksi” bagi 50 remaja SMA Negeri 1 Arongan Lambalek. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja tentang kesehatan reproduksi melalui pendekatan digital.
Kegiatan diawali dengan diskusi bersama pihak sekolah untuk membahas integrasi materi kesehatan reproduksi ke dalam pembelajaran. Forum ini juga menjadi ajang berbagi masukan antara guru dan tim pengabmas agar materi tersampaikan dengan tepat kepada remaja.
Selanjutnya, para siswa mengikuti pre-test untuk memetakan pengetahuan awal mereka sebelum menerima pemaparan materi kesehatan reproduksi yang disampaikan secara interaktif oleh tim pengabmas. Sesi berlangsung hangat dengan diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta secara aktif.
“Kegiatan ini kami rancang untuk mendukung sekolah dalam menghadirkan pembelajaran kesehatan reproduksi yang lebih menarik dan relevan bagi remaja. Kami berharap edukasi ini tidak hanya menumbuhkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang kesehatan reproduksi, tetapi juga mengurangi rasa tabu dalam membicarakannya.” Kata Ketua Tim Pengabmas Bdn. Siti Damayanti, SST., M.Keb.
Untuk membuat pembelajaran lebih menarik, tim pengabmas juga menghadirkan komik digital bertema kesehatan reproduksi serta permainan teka-teki silang secara berkelompok. Metode-metode ini tidak hanya membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah, tetapi juga melatih keterampilan kerja sama, komunikasi, dan keberanian mereka dalam menyampaikan pendapat.
“Kita juga mengadakan lomba Ruang Ekspresi Aman sebagai sarana kreatif bagi remaja untuk menyampaikan pandangan mereka tentang kesehatan reproduksi sekaligus menjadi upaya mengurangi tabu membicarakan isu-isu tersebut di kalangan remaja,”Ujarnya
Dijelaskan kegiatan pengabdian berlangsung, para peserta yang memenangkan lomba tersebut menerima hadiah dan penghargaan secara langsung. Momen ini menjadi salah satu bagian paling meriah yang diapresiasi siswa dan pihak sekolah.
Program ini didanai melalui Hibah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset Dan Pengembangan tahun 2025 yang mengharapkan literasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja semakin meningkat dan dapat menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk mengembangkan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan bagi siswanya.
