ACEH UTARA – Sekitar 120 imigran Rohingya asal negara Myanmar berhasil dievakuasi melalui Pelabuhan Asean di Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Jumat 31 Desember 2021 sekitar pukul 00.30 WIB.
Tiba di Pelabuhan, imigran Rohingya ini langsung disemprot cairan disinfektan dan kemudian diberikan masker sesuai ketentuan protokol Kesehatan.
Mereka diangkut menggunakan empat bus untuk menjalani karantina selama 14 hari di Balai Latihan Kerja (BLK) Kandang, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.
Kabag Humas Setdakab Aceh Utara Hamdani M.KomI yang ikut hadir ke lokasi pendaratan di Pelabuhan Asean menyebutkan, Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib mendukung penuh langkah Pemerintah Pusat yang menarik para pengungsi ke Pelabuhan Asean, Krueng Geukueh Aceh Utara.
“Pak Bupati mewakili Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mendukung penuh langkah pemerintah pusat untuk menarik saudara-saudara kita dari Rohingya yang terombang ambing di lautan lepas ke Pelabuhan Asean,” kata Hamdani, di Pelabuhan Asean, (31/12).
Sementara itu, Staf UNHCR Oktina mengatakan, mereka menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Indonesia, khususnya Pemerintah Aceh yang sudah menarik Kapal seratusan jiwa imigran Rohingya dari laut lepas.
“Kami dari UNHCR akan terus membantu Pemerintah Indonesia untuk membantu imigran Rohingya,” ucapnya.
Meski kondisi para imigran Rohingya terlihat lemas, namun belum ada laporan yang menyebutkan ada dari mereka yang meninggal dunia. (Zfd)
