MEDIASATUNEWS.COM – Kota Subulussalam menyimpan potensi wisata alam yang tak bisa diragukan lagi keindahannya apalagi soal air terjun. Tak heran, daerah yang dijuluki sebagai ‘1001 air terjun ini’ memiliki panorama dan bentangan alam yang mempesona.
Bahkan di waktu tertentu, air terjun di sepanjang Lae Soraya bisa mencapai puluhan saat musim penghujan. Kemudian, di setiap sudut daerah ini memiliki pemandangan alam yang cukup menawan.
Salah satu air terjun yang cukup terkenal di Subulussalam ialah Air Terjun Kedabuhan. Bagi anda yang menyukai wisata alam, air terjun Kedabuhan menjadi salah satu pilihan dan solusi jika berada di Subulussalam.
Mesikupun ketinggin air terjun ini hanya 6 meter lebih, tetapi air terjun ini memiliki keindahan tersendiri yang bisa Anda nikmati. Air Terjun Kedabuhan ini berada di wilayah perbatasan antara Aceh dengan Sumatera Utara ini akan membawa pengunjungnya menikmati aliran air yang kencang.
Air terjun Kedabuhan ini kerap dikunjungi oleh wisatawan lokal yang ingin menguji nyali dengan aktivitas arung jeram. Air terjun satu ini keberadaannya berada di Penanggalan atau masuk dalam taman hutan rakyat (Tahura) Lae Kombih.
Iklim di wilayah Subulussalam yang merupakan hutan hujan tropis dengan curah hujan tinggi tiap tahunnya tak ayal membuat cuacanya terasa dingin.
Air Terjun Kedabuhan menjadi primadona warga Subulussalam karena terkenal dengan arus airnya yang kencang dan debit airnya besar. Air terjun ini bermuara pada Sungai Lae Kombih.
Kabid Pariwisata pada Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Subulussalam, Zulkarnain mengatakan, Air Terjun Kedabuhan saat ini aksesnya sudah semakin mudah.
Bahkan untuk menuju ke lokasi ini sudah tersedia tangga yang mencapai seratusan anak tangga. Sehingga, bagi pengunjung harus menyiapkan kondisi fisik yang prima.
Ia mengakui, saat ini pihaknya terus membenahi akses ataupun fasilitas di sana, meskipun saat ini fasilitas penunjang sangat minim. Namun, meski begitu, lokasi air terjun ini cukup diminati oleh wisatawan domestik.
“Perlahan-lahan terus kita benahi. Kalau sekarang kan pos untuk tempat parkir kendaraan wisatawan sudah ada. Kemudian tangga menuju ke air terjun sudah ada, jadi kita secara perlahan terus melengkapi fasilitas pendukung lainnya,” kata Zulkarnain beberapa waktu lalu.
Menurutnya, ramainya wisatawan berkunjung ke lokasi itu hanya musiman, misalnya saat liburan maupun di akhir pekan. Selain menikmati air terjun, wisatawan juga bisa melakukan aktivitas arum jeram atau hanya sekedar berenang.
“Rata-rata wisatawan ke sini pasti sekalian bermain arum jeram. Karena di sini rutenya menantang dan ektrem. Namun, tetap ada pemandunya,” ucapnya.
Nah, bagi wisatawan yang ingin ke air terjun kedabuhan, harus berhati-hati karena dari gerbang utama menuju air terjun pengunjung harus turun dengan meniti ratusan bahkan anak tangga yang lumayan curam, maka dari itu pastikan untuk memakai pakaian dan sepatu yang cocok untuk trekking.
Menuju ke kawasan air terjun ini memerlukan waktur sekitar 30 menit dari pusat kota Subulussalam dengan jarak tempuh 15 km. Nantinya selama perjalanan anda akan merasakan 2 sensasi yang berbeda, pertama sensasi yang cukup menegangkan karena jalanan yang ditempuh naik-turun, berkelok.
Kemudian ada beberapa persimpangan yang curam lalu disambut dengan sensasi yang damai karena sepanjang perjalanan kamu akan melihat panorama hutan dengan pepohonan yang rindang dan udara yang sejuk.
Jika anda bosan di Air Terjun Kedabuhan, pengunjung bisa melihat air terjun berikutnya yang tak jauh dari lokasi tersebut. Tempatnya tersembunyi dan pengunjung harus berhati-hati, karena jalannya dipenuhi bebatuan yang besar dan berlumut.
Terakhir, jangan lupa untuk membawa bekal makanan. Sebab, di lokasi air terjun ini, sama sekali tidak ada warung atau tempat jual makanan. Pastikan pengunjung membawa bekal yang cukup. (ADV)
