270 Taekwondoin Aceh Besar Berjuang Meraih Sabuk

270 Taekwondoin Aceh Besar Berjuang Meraih Sabuk

ACEH BESAR – Pengcab Taekwondo Indonesia Kabupaten Aceh Besar gencar melakukan pembinaan atlet, sehingga UKT (Ujian Kenaikan Tingkat) Tahap I tahun 2022 diikuti oleh 270 peserta dari 10 (sepuluh) Dojang.

UKT dibuka oleh Ketua Pengcab Darmansyah ST MSi yang dilaksanakan sehari di Dekranasda Aceh Besar, Ahad 13 Februari 2022.

Saat memberikan semangat bagi Taekwondoin yang akan mengikuti UKT tersebut, Darmansyah mengatakan bahwa Pengcab TI Aceh Besar dalam program kerja tidak hanya mengejar kesuksesan dalam prestasi, tetapi juga ingin sukses dalam pembina.

“Maka latihan dan ujian merupakan keniscayaan dan harus semangat diikuti,” pintanya.

Karena katanya, Aceh Besar dalam menghadapi setiap event ingin menunjukkan kekuatan sumber daya lokal. ” Maka jangan hanya sekedar tempat menyalurkan hobi, tetapi jadilah atlit yang handal yang siap mengikuti berbagai event,” harap Darmansyah.

Sementara itu, Pengprov Aceh Bidng Bina Prestasi Teuku Syahrial selalu Tim Penguji mengaku bahwa Taekwondo semakin diminati, hal tersebut dibuktikan dengan banyak yang mengikuti latihan umur dibawah 15 tahun.

“Kita berharap Taekwondoin yang telah meraih sabuk hitam harus kompak untuk terus melakukan pembinaan berkelanjutan,” katanya yang berharap peserta yang mengikuti UKT tingkat geub bisa lulus semua.

Aceh Besar, Media Center — Pengcab Taekwondo Indonesia Kabupaten Aceh Besar gencar melakukan pembinaan atlet, sehingga UKT (Ujian Kenaikan Tingkat) Tahap I tahun 2022 diikuti oleh 270 peserta dari 10 (sepuluh) Dojang.

UKT dibuka oleh Ketua Pengcab Darmansyah ST MSi yang dilaksanakan sehari di Dekranasda Aceh Besar, Ahad 13 Februari 2022.

Saat memberikan semangat bagi Taekwondoin yang akan mengikuti UKT tersebut, Darmansyah mengatakan bahwa Pengcab TI Aceh Besar dalam program kerja tidak hanya mengejar kesuksesan dalam prestasi, tetapi juga ingin sukses dalam pembina.

“Maka latihan dan ujian merupakan keniscayaan dan harus semangat diikuti,” pintanya.

Karena katanya, Aceh Besar dalam menghadapi setiap event ingin menunjukkan kekuatan sumber daya lokal. ” Maka jangan hanya sekedar tempat menyalurkan hobi, tetapi jadilah atlit yang handal yang siap mengikuti berbagai event,” harap Darmansyah.

Sementara itu, Pengprov Aceh Bidng Bina Prestasi Teuku Syahrial selalu Tim Penguji mengaku bahwa Taekwondo semakin diminati, hal tersebut dibuktikan dengan banyak yang mengikuti latihan umur dibawah 15 tahun.

“Kita berharap Taekwondoin yang telah meraih sabuk hitam harus kompak untuk terus melakukan pembinaan berkelanjutan,” katanya yang berharap peserta yang mengikuti UKT tingkat geub bisa lulus semua.

Exit mobile version