Wabup Aceh Barat Paparkan Strategi Keterbukaan Informasi Publik, KIA Apresiasi Sejumlah Inovasi

Wabup Aceh Barat Paparkan Strategi Keterbukaan Informasi Publik, KIA Apresiasi Sejumlah Inovasi

Mediasatunews.com | BANDA ACEH – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, SH, didampingi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominsa) Aceh Barat, Dedi Mulianda, S.I.P., M.Si., mengikuti presentasi kepala daerah dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 di Kantor Komisi Informasi Aceh (KIA), Rabu (14/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Said Fadheil memaparkan berbagai strategi dan inovasi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam upaya meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik di daerah itu.

Said Fadheil mengatakan, kehadirannya di Komisi Informasi Aceh merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik yang lebih baik, transparan, dan akuntabel.

“Alhamdulillah, hari ini saya mewakili Bapak Bupati hadir ke Komisi Informasi Aceh untuk melakukan presentasi terkait strategi dan inovasi kita ke depannya dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik yang lebih baik di Aceh Barat,” kata Said Fadheil.

Ia menyampaikan, seluruh rangkaian presentasi telah selesai dilaksanakan. Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga menerima sejumlah saran dan masukan dari Komisi Informasi Aceh yang akan menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.

“Alhamdulillah, kita sudah selesai dan mendapatkan beberapa saran dan masukan yang sangat baik untuk Pemerintah Kabupaten Aceh Barat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Aceh (KIA), Junaidi, mengatakan Kabupaten Aceh Barat menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik pada 2026.

Menurutnya, penilaian tersebut mengacu pada enam indikator keterbukaan informasi publik melalui pengisian Self Assessment Questionnaire (SAQ) yang disebarkan oleh tim penilai Komisi Informasi Aceh.

Junaidi juga mengapresiasi sejumlah inovasi yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam mendorong keterbukaan informasi publik. Ia berharap, berbagai upaya tersebut dapat terus ditingkatkan sehingga Aceh Barat mampu meraih predikat informatif pada tahun ini.

“Kami sangat mengapresiasi beberapa inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Aceh Barat. Mudah-mudahan tahun ini bisa meraih predikat informatif sebagai nilai tertinggi dalam Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik yang dilakukan oleh Komisi Informasi Aceh,” ujar Junaidi.

Predikat informatif merupakan kategori tertinggi dalam penilaian keterbukaan informasi publik. Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat serta memperkuat transparansi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Penulis: PutraEditor: Redaksi
Exit mobile version