ACEH BARAT – Kampus Universitas Teuku Umar atau UTU Meulaboh, berhasil menjadi Perguruan Tinggi Negeri terbaik nomor satu di Indonesia dalam pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) 6, dengan raihan poin sempurna 100 %, dalam bidang indeks kerjasama atau program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia, baik di dalam maupun luar negeri.
Kabar gembira tersebut, diungkapkan oleh Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE., MBA. berdasarkan salinan keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kemendikbudristek Nomor 135/E/KPT/2021, tentang penghargaan capaian IKU Perguruan Tinggi Negeri.
UTU yang tergabung dalam PTN Satker berhasil mengungguli Universitas Negeri Yogyakarat (PTN BLU) dengan pencapaian 86% dan Institut Teknologi Bandung dari kluster PTN BH dengan raihan nilai 75%. Atas capaian tersebut, UTU mendapatkan penghargaan dana insentif sebesar 1 Miliyar.
Rektor menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, seluruh civitas akademika, alumni dan keluarga besar UTU atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, atas capaian tersebut, UTU mendapat penghargaan dana insentif sebesar 1 miliar rupiah,”kata Prof. Jasman.
UTU saat ini gencar melakukan kerja sama dengan berbagai perusahaan dan industri maupun badan pemerintahan. Di lain sisi UTU juga terus bergerak dalam menghantarkan para dosen dan mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman di luar kampus dan industry baik dalam maupun luar negeri.
“Capaian tersebut sekaligus membuktikan bahwa UTU berada di track yang benar dalam upaya mewujudkan visi sebagai kampus sumber inspirasi dan referensi,”katanya.
Prof Jasman mengajak seluruh peserta Kemah Kreatif yang terdiri dari puluhan dosen berbagai program studi di UTU untuk bersama-sama berjuang meningkatkan prestasi baik dalam bidang penelitian, pengabdian maupun dalam hal pendampingan mahasiswa yang mengikuti beragam kompetisi.
“Kerjasama yang bagus selama ini wajib dipertahankan dan ditingkatkan, karena penilaian IKU dari Kemendikbud Ristek baru dilakukan tahun ini, berarti untuk tahun-tahun berikutnya persaingan akan semakin ketat, jadi kita tidak boleh larut dalam eforia ini dan harus tetap berjuang bekerja keras, kolaborasi antar prodi sangat diharapkan,” kata Prof Jasman penuh semangat.
Pencapaian ini merupakan kabar yang baik menjelang Dies Natalis ke-15 Universitas Teuku Umar yang akan berlangsung pada 11 November 2021 mendatang.
IKU terbaru yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 3/M/2021 memiliki 8 indikator utama, yaitu: 1) kualitas lulusan yang diukur dengan lulusan mendapat pekerjaan yang layak, 2) mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus. 3) kualitas dosen dan pengajar yang diukur dengan dosen berkegiatan di luar kampus, 4) praktisi mengajar di dalam kampus, 5) hasil kerja dosen digunakan masyarakat dan dapat rekognisi internasional, 6) program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia, 7) kelas yang kolaboratif dan partisipatif, serta program studi berstandar internasional.
